- REUTERS/Daniele Mascolo
Reaksi Lautaro Martinez Usai Inter Milan Raih Scudetto Liga Italia ke-21, Puji Mentalitas Tim dan Singgung Kritik ke Hakan Calhanoglu
Jakarta, tvOnenews.com - Lautaro Martinez akhirnya angkat bicara setelah membawa Inter Milan meraih gelar juara. Ia mengakui perjalanan menuju Scudetto musim ini tidak berjalan mudah dan penuh dinamika di dalam tim.
Menurut Lautaro, perubahan menjadi kunci kebangkitan Nerazzurri musim ini. Kehadiran Cristian Chivu sebagai pelatih baru menggantikan Simone Inzaghi memberikan energi berbeda yang sangat dibutuhkan skuad.
Inter sebenarnya hanya membutuhkan satu poin saat menghadapi Parma Calcio 1913 untuk memastikan gelar. Namun, mereka tampil meyakinkan dengan kemenangan 2-0 yang mempertegas dominasi hingga akhir musim.
Gol kemenangan dicetak oleh Marcus Thuram yang melanjutkan tren impresifnya, serta Henrikh Mkhitaryan yang memaksimalkan assist dari Lautaro. Performa kolektif ini menjadi gambaran bagaimana Inter berkembang sebagai tim yang solid.
Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena lahir dari situasi sulit di awal musim. Inter sempat diliputi ketegangan usai menutup musim sebelumnya tanpa satu pun trofi.
Perubahan pelatih dan tekanan dari berbagai sisi sempat menimbulkan keraguan publik. Namun, perlahan tim menemukan kembali arah permainan dan identitasnya.
Dalam proses tersebut, Lautaro juga sempat melontarkan kritik terbuka kepada rekan setimnya. Ia bahkan menyinggung nama Hakan Calhanoglu sebagai bagian dari dorongan agar tim lebih berkomitmen.
“Apa yang saya katakan saat itu adalah apa yang saya rasakan dan sudah lama saya pendam. Saya tidak merencanakannya, saya hanya melihat beberapa hal yang tidak saya sukai, dan saya mengatakan apa yang saya pikirkan,” ujar Lautaro kepada DAZN Italia.
Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan bentuk emosi sesaat. Menurutnya, itu adalah refleksi dari keinginan besar untuk membawa tim kembali ke jalur kemenangan.
Sebagai informasi, pada awal musim ini ruang ganti Inter Milan sempat mengalami keretakan, terutama setelah Hakan Calhanoglu mengisyaratkan ingin angkat kaki dari Giuseppe Meazza. Hal tersebut langsung mendapat kritik keras dari Lautaro Martinez sebagai kapten tim.
Lautaro secara terbuka menyatakan, “Siapa pun yang ingin tinggal, tinggallah, siapa pun yang tidak ingin tinggal harus pergi,” yang merujuk pada situasi Calhanoglu. Pernyataan itu menegaskan sikap tegasnya dalam menjaga komitmen tim.