- x.com/OfficialASRoma
Fix Gagal Scudetto, Allegri Kasih Permintaan Khusus ke Manajemen AC Milan di Bursa Transfer: Paksa All Out Gaet Manu Kone
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali dikaitkan dengan perburuan gelandang anyar untuk memperkuat lini tengah jelang menghadapi musim 2026/2027. Kali ini, nama Manu Kone dari AS Roma disebut masuk dalam daftar prioritas yang diinginkan langsung oleh Massimiliano Allegri.
Kabar tersebut mencuat setelah muncul laporan yang menyebut Allegri telah meminta manajemen AC Milan untuk mencoba merekrut pemain asal Prancis tersebut. Pelatih berpengalaman asal Italia itu diyakini ingin membangun lini tengah yang lebih kuat, agresif, serta memiliki keseimbangan dalam menyerang maupun bertahan.
Dalam beberapa pekan terakhir, Milan memang aktif dikaitkan dengan sejumlah gelandang top Eropa. Nama seperti Leon Goretzka dari Bayern Munich hingga Javi Guerra milik Valencia sempat masuk radar Rossoneri untuk memperdalam kualitas skuad.
Namun, munculnya nama Manu Kone membuat persaingan transfer diprediksi bakal semakin panas. Pasalnya, Inter Milan juga disebut sudah lebih dulu bergerak dan berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan pemain AS Roma tersebut.
Menurut laporan MilanVibes, nama Kone muncul dalam salah satu pertemuan internal antara Allegri dan manajemen klub. Sosok gelandang box-to-box itu dinilai cocok dengan kebutuhan taktik Milan untuk musim depan.
Allegri kabarnya sangat menyukai karakter permainan Manu Kone yang agresif, kuat dalam duel, dan aktif membantu transisi permainan. Gaya bermain seperti itu dianggap penting untuk mendukung keseimbangan permainan Milan di bawah arahannya nanti.
Meski begitu, langkah Milan dipastikan tidak akan berjalan mudah. Harga transfer yang cukup tinggi menjadi salah satu hambatan utama yang hingga kini masih membuat banyak klub berpikir ulang.
Roma disebut tidak ingin melepas Manu Kone dengan harga murah. Apalagi, pemain berusia 25 tahun itu kini menjadi salah satu pilar penting di lini tengah Giallorossi sepanjang musim ini.
Sebenarnya, Milan bukan kali pertama mencoba mendatangkan Manu Kone. Rossoneri sudah memantau perkembangan sang pemain sejak dirinya masih bermain bersama Toulouse di Liga Prancis beberapa musim lalu.
Saat itu, Milan sempat berusaha memboyong Kone sebelum sang pemain memilih bergabung dengan Borussia Monchengladbach di Bundesliga Jerman. Namun, transfer tersebut gagal terealisasi karena berbagai faktor, termasuk situasi finansial klub.
Perjalanan karier Kone kemudian terus berkembang pesat di Jerman sebelum akhirnya direkrut AS Roma dengan nilai transfer sekitar 18 juta euro. Bersama klub ibu kota Italia tersebut, performanya semakin matang dan konsisten di level Serie A.
Kehadiran Kone di Roma membuat namanya mulai diperhitungkan sebagai salah satu gelandang box-to-box terbaik di Liga Italia. Kemampuannya menjaga ritme permainan serta agresivitas dalam duel lini tengah menjadi nilai lebih yang sulit diabaikan.
Di sisi lain, Geoffrey Moncada ternyata juga sudah lama mengagumi kualitas Manu Kone. Direktur teknik Milan itu disebut menjadi salah satu sosok yang paling mendukung rencana perekrutan sang pemain pada bursa transfer mendatang.
Peluang Milan untuk mendapatkan Kone juga sangat dipengaruhi hasil akhir musim ini. Tiket Liga Champions diyakini akan menjadi faktor penting yang menentukan keputusan sang pemain untuk bertahan di Roma atau menerima pinangan klub lain.
Jika Milan berhasil finis di zona Liga Champions dan berada di atas Roma, posisi Rossoneri dalam perburuan Kone tentu akan semakin kuat. Sebaliknya, apabila gagal lolos ke kompetisi elite Eropa, Inter Milan berpotensi berada jauh di depan dalam persaingan transfer tersebut.
(sub)