news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Davide Bartesaghi di laga AC Milan kontra Benfica.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

AC Milan Banjir Kritikan dan Sindiran Usai Kalah 0-2 dari Benfica di Liga Europa: Mereka Punya Masalah Besar

AC Milan mendapat sorotan tajam setelah kalah 0-2 dari Benfica di Liga Europa. Fabio Capello dan Alessandro Florenzi menilai Rossoneri memiliki persoalan besar.
Jumat, 18 September 2026 - 16:01 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan mendapat sorotan tajam setelah kalah 0-2 dari Benfica di Liga Europa. Fabio Capello dan Alessandro Florenzi menilai Rossoneri masih memiliki sejumlah persoalan.

Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Milan pada musim ini. Bermain di San Siro, skuad Ruben Amorim justru kesulitan mengembangkan permainan sejak awal laga.

Milan kembali melewatkan babak pertama dengan penampilan yang kurang meyakinkan. Kali ini, Rossoneri juga gagal bangkit untuk menyelamatkan hasil pertandingan.

Situasi tersebut membuat keputusan Amorim dalam menentukan susunan pemain ikut dipertanyakan. Pelatih asal Portugal itu sebelumnya melakukan sejumlah perubahan setelah Milan bermain imbang melawan Lazio.

Florenzi menjadi salah satu sosok yang memberikan perhatian terhadap perubahan tersebut. Mantan pemain Milan itu menilai pergantian pemain terlalu dini menunjukkan adanya persoalan sejak awal.

"Jika setiap kali Anda melakukan dua pergantian pemain pada menit ke-45, berarti ada sesuatu yang salah sebelumnya," ujar Florenzi seperti dikutip Calciomercato.com. Ia menilai Milan tidak bisa terus berharap melakukan comeback seperti saat menghadapi Lazio.

Menurut Florenzi, permainan Milan memang terlihat sedikit membaik setelah jeda. Namun, ia menilai Christian Pulisic masih menjadi salah satu pemain yang mampu memberikan dorongan bagi permainan Rossoneri.

"Penggerak utama dalam tim ini bagi saya adalah Pulisic," kata Florenzi. Ia juga meminta Milan segera membangun fondasi permainan untuk menerapkan filosofi Amorim.

Florenzi menilai gaya permainan yang diinginkan Amorim belum terlihat secara konsisten. Kondisi tersebut membuat pekerjaan sang pelatih bersama Milan masih membutuhkan banyak pembenahan.

Sementara itu, Capello memberikan kritik terhadap komposisi pemain Milan. Menurutnya, keputusan bermain tanpa Adrien Rabiot dan Pulisic membuat keseimbangan permainan Rossoneri terganggu.

"Jika Anda bermain tanpa Rabiot dan Pulisic, kemudian memasukkan Hutchinson dan Cisse yang tidak banyak bergerak ke depan atau melakukan penetrasi, tentu akan sulit," ujar Capello.

Mantan pelatih Milan itu kemudian menyoroti masalah pertahanan Rossoneri. Capello menilai Milan kembali memperlihatkan kelemahan ketika menghadapi serangan balik Benfica.

"Amorim berbicara tentang pressing dan merebut bola kembali melalui serangan. Mereka memang agresif, tetapi malam ini kami tidak melihat hal tersebut dari Milan," tutur Capello.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral