- REUTERS/Mike Segar
AC Milan Bisa Datangkan Cristiano Ronaldo? Gerry Cardinale Pimpin Konsorsium untuk Beli Saham Al-Nassr dan Buka Peluang CR7 ke San Siro
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Cristiano Ronaldo dikaitkan dengan AC Milan setelah muncul kabar mengenai rencana investasi RedBird di Al-Nassr. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi soal transfer sang megabintang ke San Siro.
Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, disebut tengah memimpin konsorsium untuk membeli sebagian saham Al-Nassr. Rencana tersebut membuat hubungan bisnis RedBird dengan klub Arab Saudi menjadi sorotan.
Menurut Al Riyadh yang dikutip MilanNews, konsorsium itu turut melibatkan Ibrahim Al-Muhaidib dan SMC Media. Sejumlah investor lokal Arab Saudi juga disebut ikut dalam rencana tersebut.
Konsorsium tersebut berupaya mendapatkan sebagian saham Al-Nassr. Transaksi itu kemungkinan tidak berbentuk pengambilalihan klub secara penuh.
Rencana investasi tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai peluang Ronaldo kembali ke Liga Italia. Apalagi, skema kepemilikan ganda atau multi-club ownership berpotensi membuka hubungan bisnis antara AC Milan dan Al-Nassr.
Dalam model tersebut, klub-klub yang berada di bawah jaringan pemilik yang sama dapat memiliki hubungan dalam pengembangan pemain, strategi komersial, hingga kerja sama olahraga. Situasi itu membuat wacana Ronaldo menuju Milan terdengar lebih relevan, meski belum menjadi pembahasan resmi.
Peluang tersebut juga dikaitkan dengan nilai komersial yang dimiliki Ronaldo. Kehadiran megabintang asal Portugal itu berpotensi meningkatkan perhatian global terhadap AC Milan, termasuk dari sisi sponsor, penjualan merchandise, dan hak siar.
Meski demikian, koneksi bisnis tidak otomatis membuat transfer pemain dapat dilakukan. Setiap perpindahan tetap harus mempertimbangkan kontrak, regulasi kompetisi, serta kesepakatan antara klub dan pemain.
Ronaldo sendiri masih menjadi bagian penting dari Al-Nassr. Kapten Timnas Portugal tersebut bergabung dengan klub Saudi Pro League itu pada akhir 2022 setelah meninggalkan Manchester United.
Kehadiran Ronaldo membuat Al-Nassr menjadi salah satu klub yang mendapat perhatian besar dari dunia sepak bola. Karena itu, keterlibatan RedBird di dalam struktur kepemilikan klub tentu ikut memunculkan berbagai spekulasi.
Cardinale sebelumnya memang beberapa kali dikaitkan dengan upaya mendapatkan investasi dari Arab Saudi. Namun, perkembangan terbaru justru menyebut RedBird berpotensi menjadi pihak yang menanamkan modal di sepak bola Saudi.
Target konsorsium tersebut adalah mencapai kesepakatan dengan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi. Pembicaraan itu ditargetkan mencapai kesepakatan sebelum musim 2026-2027 berakhir.
Al Riyadh juga melaporkan adanya sumber PIF yang mengonfirmasi pembicaraan tersebut. Menurut sumber itu, prosesnya berjalan sesuai tujuan investasi dan kepentingan masa depan klub.
Meski demikian, belum diketahui berapa besar saham Al-Nassr yang ingin dibeli konsorsium pimpinan RedBird. Nilai investasi dan struktur kepemilikan baru juga belum diumumkan.
Jika kesepakatan tersebut terwujud, Cardinale akan memiliki kepentingan bisnis yang lebih luas di sepak bola Arab Saudi. Langkah itu juga dapat memperkuat jaringan RedBird di luar Italia.
RedBird sendiri menjadi pemilik AC Milan setelah mengambil alih klub tersebut pada 2022. Cardinale kemudian menjadi salah satu figur penting dalam pengelolaan Rossoneri.
(sub)