news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih AC Milan Ruben Amorim.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Tak Lagi Seperti di Man United, Ruben Amorim Mulai Beradaptasi dengan Skuad AC Milan

Ruben Amorim mulai menunjukkan perubahan pendekatan sejak menangani AC Milan. Pelatih asal Portugal itu kini terlihat lebih terbuka dalam menyesuaikan taktik.
Selasa, 22 September 2026 - 21:03 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ruben Amorim mulai menunjukkan perubahan pendekatan sejak menangani AC Milan. Pelatih asal Portugal itu kini terlihat lebih terbuka dalam menyesuaikan taktik dengan karakter pemain.

Perubahan tersebut terlihat setelah Milan menang 3-0 atas Lecce. Menurut La Gazzetta dello Sport, kemenangan itu menunjukkan sisi berbeda dari Amorim yang sebelumnya dikenal sangat teguh dengan sistemnya.

Gazzetta juga menyoroti kondisi Manchester United yang membuat sejumlah suporter mulai merindukan Amorim. Setan Merah hanya mengoleksi lima poin dari lima pertandingan.

Situasi tersebut membuat kemenangan Milan atas Lecce menjadi perhatian. Para suporter Manchester United kembali teringat ketika pendekatan Amorim mampu membuat timnya bermain lebih meyakinkan.

Namun, Amorim di Milan tampaknya tidak ingin mengulangi pengalaman buruknya di Manchester. Ia mulai menyadari bahwa sistem permainan harus menyesuaikan karakter pemain yang tersedia.

Hal itu terlihat dari pernyataannya seusai menghadapi Lecce. Amorim mengakui struktur permainan Milan sebelumnya terlalu kaku dan membuat pemain kesulitan menunjukkan kemampuan terbaik.

"Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami mengalami kesulitan karena struktur posisi kami terlalu kaku. Hari ini para pemain memiliki sedikit lebih banyak kebebasan dan mereka bermain lebih baik," ujar Amorim.

Amorim juga mengingat pengalamannya ketika menangani Manchester United. Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting agar tidak kembali melakukan kesalahan yang sama.

"Apa yang saya perhatikan dalam beberapa pertandingan terakhir, dan sudah saya alami di Manchester United, membuat saya tidak bisa melakukan kesalahan yang sama lagi," katanya.

"Terkadang kami tidak memiliki karakteristik ideal untuk bermain dengan cara tertentu. Jika kami tidak memilikinya, kami harus sedikit beradaptasi," lanjut Amorim.

Pernyataan itu dinilai cukup penting karena berbeda dengan sikap Amorim sebelumnya. La Gazzetta dello Sport melihatnya sebagai tanda bahwa sang pelatih mulai mengevaluasi kembali prinsip taktiknya.

Setahun lalu, Amorim masih sangat teguh mempertahankan sistem ketika Manchester United kalah 0-3 dari Manchester City. Saat itu, ia bahkan menegaskan tidak akan mengubah pendekatan taktisnya.

Pendekatan itu membuat Amorim dikenal sebagai pelatih yang meminta pemain menyesuaikan diri dengan sistem. Namun, pengalaman di Manchester United tampaknya membuatnya mulai melihat pentingnya fleksibilitas.

Di Milan, perubahan tersebut mulai terlihat sebelum pertandingan melawan Lecce. Amorim tidak lagi terpaku pada satu bentuk permainan dan mulai memberi ruang lebih besar kepada para pemain.

Salah satu contohnya terlihat dari penggunaan empat bek. Amorim mengonfirmasi bahwa perubahan tersebut memang sengaja dilakukan untuk memberikan ruang lebih menyerang kepada Samuel Chukwueze.

Perubahan itu membuat Milan terlihat lebih leluasa ketika menguasai bola. Rossoneri juga mampu menghadirkan variasi serangan yang membuat permainan mereka lebih sulit dibaca lawan.

Amorim sebelumnya memang mengakui bahwa skuad Milan tidak sepenuhnya memiliki karakteristik ideal untuk menjalankan sistemnya. Karena itu, fleksibilitas menjadi salah satu kunci yang mulai diterapkan sang pelatih.

Menurut Gazzetta, kebebasan tambahan yang diberikan kepada pemain telah mengubah wajah Milan. Rossoneri kini terlihat lebih berbahaya dan tidak mudah ditebak ketika membangun serangan.

Perubahan tersebut juga memperlihatkan proses perkembangan Amorim sebagai pelatih. Pengalaman di Manchester United menjadi pelajaran yang kini coba diterapkan untuk membangun Milan dengan pendekatan yang lebih fleksibel.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
01:11
02:32
01:23
02:47
08:29

Viral