Tim DVI Alami Kesulitan Identifikasi Jenazah Korban KM Virgo
Jakarta, tvOnenews.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan menyiapkan pemeriksaan DNA untuk mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Pemeriksaan diperlukan karena kondisi jenazah yang ditemukan setelah beberapa hari terendam di laut membuat proses identifikasi menjadi lebih sulit.
Empat jenazah korban KM Virgo Transport 8 saat ini masih menjalani proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Tiga jenazah ditemukan pada Senin (21/9/2026), sedangkan satu lainnya ditemukan sehari sebelumnya.
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan mengatakan sampel DNA dari empat jenazah tersebut telah dikirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Pemeriksaan DNA dilakukan setelah pemeriksaan postmortem mengalami kendala akibat kondisi jasad yang telah terendam air laut selama sekitar sembilan hari. Sampel tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data pembanding atau data antemortem yang telah diserahkan keluarga korban.
Sebelum menggunakan pemeriksaan DNA, Tim dvi melakukan sejumlah metode identifikasi, antara lain pemeriksaan kedokteran forensik, odontologi forensik, Inafis, sidik jari, ciri medis, serta pemeriksaan properti yang ditemukan bersama jenazah.
Data antemortem dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Data itu kemudian dicocokkan dengan hasil pemeriksaan postmortem terhadap jenazah.
Tim DVI menegaskan identifikasi harus dilakukan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan telah menemukan sejumlah korban KM Virgo Transport 8 dalam operasi pencarian. Hingga ditemukannya korban ke-10 pada Minggu (20/9/2026), tercatat 108 orang selamat dan 10 orang meninggal dunia dari total 243 penumpang dan kru. Sebanyak 125 orang lainnya masih dalam pencarian.