- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
GBK Bakal Jadi Saksi, Rio Ferdinand hingga Robert Pires Ungkap Panasnya Rivalitas MU dan Arsenal di Liga Inggris: Ada Perkelahian dan Lemparan Pizza
Sementara itu, Robert Pires mengenang berbagai insiden tersebut dengan cara berbeda. Mantan gelandang asal Prancis itu mengaku terkadang tertawa ketika kembali menyaksikan rekaman pertandingan yang memperlihatkan panasnya rivalitas kedua klub.
"Kalau melihat video-video itu sekarang, terkadang saya tertawa. Namun, itu memang bagian dari rivalitas kami," kata Pires.
Ia juga menyinggung salah satu insiden paling terkenal dalam persaingan Manchester United dan Arsenal, yakni kejadian yang melibatkan lemparan pizza.
"Setelah pertandingan, kami bisa membicarakan kejadian tersebut, seperti perkelahian atau insiden ketika ada pizza yang dilempar," tambahnya.
Di sisi lain, Ryan Giggs menyoroti perubahan sikap pemain sepak bola dalam menghadapi rival. Legenda Manchester United itu mengaku heran melihat kebiasaan pemain masa kini yang saling berpelukan sebelum pertandingan, sesuatu yang menurutnya tidak lazim pada era ketika ia masih aktif bermain.
"Sekarang, kami sulit memahami ketika menonton pertandingan dan melihat para pemain saling berpelukan sebelum laga dimulai. Dahulu, kami biasanya hanya saling menyapa. Sekarang, semua orang berpelukan sebelum pertandingan. Bagi kami, itu terasa aneh," kata Giggs.
Giggs menegaskan bahwa rivalitas pada masa lalu tetap berjalan beriringan dengan rasa hormat terhadap lawan. Namun, setelah pertandingan berakhir, para pemain biasanya cukup berjabat tangan dan memberikan apresiasi tanpa harus menjalin kedekatan di luar lapangan.
"Dahulu, kami tidak menyukai satu sama lain, tetapi tetap saling menghormati karena tahu bahwa kami menghadapi pemain dan tim yang bagus. Setelah pertandingan, kami berjabat tangan, mengucapkan selamat atas pertandingan yang bagus, lalu pergi. Kami tidak benar-benar ingin mengenal satu sama lain lebih jauh," tutupnya.
(igp)