news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Cristiano Ronaldo dalam laga Portugal vs Wales di UEFA Nation League 2026.
Sumber :
  • Instagram/portugal

Cristiano Ronaldo Terancam Skorsing 6 Bulan usai Tinggalkan Timnas Portugal Tanpa Izin

Cristiano Ronaldo mendapat sanksi disiplin sementara dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan tim nasional tanpa izin. CR7 terancam hukuman.
Senin, 12 Oktober 2026 - 04:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Cristiano Ronaldo, megabintang Al Nassr, mendapat sanksi disiplin sementara dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan tim nasional tanpa izin. Keputusan tersebut diambil setelah kontroversi terkait kepergiannya dari skuad Portugal mencuat ke publik.

Menurut laporan BBC pada 11 Oktober, FPF mengumumkan bahwa kasus Ronaldo dikategorikan sebagai masalah mendesak sehingga federasi menjatuhkan hukuman berupa skorsing sementara.

Berdasarkan peraturan FPF, pemain yang tidak memenuhi kewajiban membela tim nasional atau meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin dapat dikenai denda serta larangan bermain selama satu hingga enam bulan.

Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Sumber :
  • Cornelius Poppe/NTB via REUTERS

Sebelumnya, Cristiano Ronaldo yang menjabat sebagai kapten Portugal dikabarkan masuk dalam daftar pemain cadangan untuk pertandingan UEFA Nations League melawan Norwegia pada September lalu. Ia tidak mendapatkan kesempatan bermain dalam laga tersebut.

Situasi semakin memanas ketika Ronaldo meninggalkan kamp tim setelah mengetahui bahwa dirinya tidak akan menjadi starter dalam pertandingan berikutnya melawan Denmark.

Keputusan tersebut kemudian memicu kontroversi, terlebih setelah Cristiano Ronaldo menyampaikan protes melalui media sosial. Ia menuding pelatih tim nasional Portugal, Jorge Jesus, telah dua kali mengingkari janjinya.

Ronaldo juga menyebut hilangnya kepercayaan sebagai alasan di balik keputusannya meninggalkan tim nasional.

Menanggapi persoalan tersebut, Presiden FPF Pedro Proença sebelumnya meminta semua pihak untuk mencari jalan keluar melalui komunikasi dan dialog. Dalam wawancara dengan media Portugal, Record, ia menyampaikan keinginan federasi agar situasi kembali kondusif.

"Sekarang saatnya untuk dengan tenang mencari stabilitas. Kita semua duduk di meja dan berdiskusi," ujar Proença.

Ia juga menegaskan bahwa Portugal masih berharap Ronaldo kembali memperkuat tim nasional, meskipun proses disipliner tetap harus dijalankan sesuai aturan.

"Kami sangat ingin Kapten Ronaldo kembali bersama kami. Namun, proses disiplin akan berjalan normal."

Di tengah kontroversi tersebut, Ronaldo akhirnya mengakui tanggung jawab atas tindakannya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setim dan para penggemar serta menyatakan kesediaannya menerima hukuman yang dijatuhkan.

Meski menghadapi persoalan disipliner, pemain berusia 41 tahun itu menegaskan tidak memiliki rencana untuk pensiun dari tim nasional Portugal. Ronaldo masih berambisi mencapai tonggak bersejarah dengan mencetak 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral