news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.
Sumber :
  • Reuters/Troy Taormina TPX IMAGES OF THE DAY

Legenda Manchester United Kecam Sikap Cristiano Ronaldo, Singgung Polemik Bersama Timnas Portugal

Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik tajam terhadap Cristiano Ronaldo terkait polemik di timnas Portugal dan menilai sikap sang bintang.
Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik tajam terhadap mantan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo, menyusul polemik yang melibatkan sang megabintang bersama tim nasional Portugal.

Pada 10 Oktober, media Inggris Football365 melaporkan bahwa Neville tidak bisa membenarkan sikap Ronaldo belakangan ini. Jamie Carragher juga turut mengkritik Rio Ferdinand dan Piers Morgan karena dinilai terlalu membela pemain berjuluk CR7 tersebut.

Kontroversi ini bermula ketika Cristiano Ronaldo dikabarkan menunjukkan ketidakpuasan terkait situasinya di timnas Portugal. Ia disebut berselisih dengan pelatih Jorge Jesus setelah tidak memperoleh kesempatan bermain dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Norwegia.

Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Sumber :
  • REUTERS/Pedro Nunes

Di tengah polemik tersebut, Carragher menjadi salah satu pihak yang lebih dulu menyampaikan kritik. Ia menilai orang-orang dekat Ronaldo, seperti Piers Morgan dan Rio Ferdinand, telah mempermalukan diri sendiri karena melontarkan pembelaan yang dianggap tidak masuk akal.

“Tokoh-tokoh berpengaruh seperti Piers Morgan dan Rio Ferdinand mempermalukan diri mereka sendiri dengan membuat klaim yang tidak masuk akal hanya karena mereka dekat dengan Ronaldo,” ujar Carragher.

Ia kemudian menegaskan bahwa kedekatan personal dengan seseorang bukan alasan untuk membenarkan setiap tindakannya.

“Jika Anda dekat dengan seseorang, Anda mungkin mencoba melindungi mereka. Namun, Anda tidak boleh menutupi perilaku yang sama sekali tidak dapat dibenarkan,” lanjutnya.

Gary Neville sependapat dengan pandangan Carragher. Meski mengaku menyukai Ronaldo, mantan kapten Manchester United itu menegaskan bahwa dirinya tidak bisa mengabaikan kontroversi yang muncul, terlebih setelah menyaksikan berbagai peristiwa selama periode kedua Ronaldo bersama Setan Merah.

“Saya menyukai Ronaldo. Tetapi setelah menyaksikan apa yang terjadi selama masa baktinya yang kedua di Manchester United, saya tidak bisa hanya duduk diam setelah melihatnya mengeluarkan pernyataan seperti ini,” kata Neville.

Ia juga menilai Ronaldo perlu mendapatkan teguran secara langsung agar memahami bahwa perilaku tersebut tidak bisa diterima.

“Seseorang perlu memberi tahu Ronaldo dengan jelas bahwa perilaku seperti itu tidak dapat diterima,” tambahnya.

Meski demikian, Neville meragukan Cristiano Ronaldo akan mendengarkan kritik yang disampaikan dirinya maupun Carragher. Namun, menurutnya, hal itu bukan berarti mereka harus membenarkan pernyataan Ronaldo atau menganggap tindakannya sebagai sesuatu yang positif.

“Ronaldo tidak akan mendengarkan saya atau Carragher. Itu tidak berarti kita dapat mendukung pernyataannya atau berpura-pura itu adalah hal yang baik,” tutur Neville.

Ia kemudian menyoroti bagaimana kontroversi tersebut berpotensi memengaruhi pandangan publik terhadap Ronaldo.

Menurut Neville, situasi ini bisa membuat para penggemarnya semakin sulit menerima sikap sang pemain, sementara orang-orang yang sejak awal tidak menyukainya akan semakin keras mengkritiknya.

“Bagi mereka yang mencintai Ronaldo, akan semakin sulit untuk menyukainya. Sebaliknya, mereka yang tidak menyukainya akan semakin membencinya,” ujarnya.

Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Sumber :
  • REUTERS/Pedro Nunes

Pada bagian akhir, Neville menilai besarnya kekayaan, prestasi, dan pengaruh yang dimiliki Ronaldo bisa membuat seorang pemain merasa memiliki kendali yang terlalu besar. Ia menyinggung kemungkinan bahwa pengaruh tersebut membuat Ronaldo merasa berhak ikut menentukan keputusan pihak lain, termasuk federasi sepak bola dan pelatih.

“Jika Anda memiliki kekayaan, prestasi, dan pengaruh yang sangat besar, Anda mungkin merasa bahwa tidak ada yang dapat menghentikan Anda. Dalam hal ini, Anda mulai berpikir bahwa Anda bahkan dapat mendikte apa yang dikatakan asosiasi sepak bola atau manajer,” pungkas Neville.


 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral