news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Selebrasi Emil Audero usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026..
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Emil Audero Berterima Kasih kepada Inter Milan, Sebut Juventus Sulit Menang

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, membandingkan dua tim elite Italia yang pernah dibela olehnya. Dia pernah memperkuat Juventus dan juga Inter Milan dalam kariernya.
Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, membandingkan dua tim elite Italia yang pernah dibela olehnya. Dia pernah memperkuat Juventus dan juga Inter Milan dalam kariernya.

Audero kini merupakan penjaga gawang andalan skuad Garuda. Dia baru saja menjadi pahlawan untuk FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghalau satu tembakan penalti pemain Thailand, yang memastikan trofi.

Sang kiper berusia 29 tahun ini merupakan bagian dari skuad Rayo Vallecano, yang dipinjamkan dari Como. Ini merupakan pengalaman pertamanya bermain untuk klub luar Italia.

Sepanjang kariernya, Audero hanya pernah membela tim-tim Italia. Dia dikembangkan oleh akademi Juventus, namun hanya pernah bermain sekali bersama tim senior pada Mei 2017 silam.

Sampdoria adalah klub terlama yang pernah dibela olehnya. Audero juga pernah memperkuat Inter Milan untuk masa pinjaman selama semusim.

Baru-baru ini, dia berbicara kepada seorang jurnalis ternama Italia, Gianluca Di Marzio. Audero ditanyakan soal perbandingan antara Juve dan Inter.

Dia mengatakan bahwa itu merupakan pilihan yang sulit. Namun, secara individual, Juventus adalah tim yang lebih baik, selagi Inter lebih kepada tim.

Sang kiper kelahiran Lombok mengacu kepada laga-laga yang sering dimenangkan oleh Juve berkat kejeniusan individual meski dilakoni dengan buruk. Sedangkan di Inter, mereka memenangkan laga dengan cara impresif sebagai tim.

"Itu pertanyaan yang sulit. Secara individu, Juve, secara tim, Inter. Saya bisa mengingat begitu banyak pertandingan Juve yang dimenangkan dengan susah payah berkat permainan individu; sedangkan Inter, di sisi lain, memiliki cara bermain tim yang benar-benar mengesankan,” katanya, dilansir dari Gianlucadimarzio.com.

Emil Audero juga mengakui bahwa dirinya sebenarnya ingin terus membela Inter, lebih dari satu musim selama masa pinjaman. Namun, dia dikembalikan ke Sampdoria pada akhir musim 2023-2024 silam.

Walau begitu, dia tetap berterima kasih atas kepercayaan Inter memberinya menit bermain di Liga Champions. Dia bermain dalam laga imbang 3-3 dari Benfica, dan hingga kini masih menjadi satu-satunya laga Liga Champions yang dimainkan oleh Audero sepanjang kariernya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral