- REUTERS/Jennifer Lorenzini
Bukti Lolos Liga Champions, Bos Como 1907 Mirwan Suwarso Akui Cesc Fabregas Lawan Kemustahilan
Jakarta, tvOnenews.com - Como 1907 memulai perjalanan baru di musim 2026-2027 dengan bersaing bersama klub Eropa lainnya sebagai wakil Italia di Liga Champions.
Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso mengakui keberhasilan tim untuk menembus Liga Champions menjadi bukti bahwa pelatih Como 1907, Cesc Fabregas mampu menjalankan visi dan misi dari proyek jangka panjang Como.
Menurutnya Mirwan, Cesc Fabregas berhasil melawan kemustahilan dengan mampu melampaui ekspektasi manajemen sejak dipercaya menangani tim utama.
"Cesc Fabregas telah melampaui semua ekspektasi kami. Itulah sebabnya orang-orang berpikir kami membangun atap terlebih dahulu, padahal kami selalu berusaha membangun fondasi lebih dulu karena kami membutuhkan visi yang luas dan arah yang jelas, dan Cesc memberikan itu kepada kami," kata Mirwan Suwarso dikutip dari laman Football Italia.
Perkembangan Como menjadi perhatian setelah klub tersebut bertransformasi dari peserta Serie B menjadi kontestan Liga Champions dalam kurun waktu sedikit lebih dari dua musim.
Pencapaian itu memperlihatkan ambisi besar manajemen untuk membangun klub secara bertahap, bukan sekadar mengejar hasil instan.
Suwarso menegaskan, Como tidak merasa sedang menjalankan revolusi dalam sepak bola. Manajemen justru mengadaptasi praktik yang sudah diterapkan di berbagai negara maupun cabang olahraga lain, sembari memastikan kondisi keuangan klub tetap sehat.
“Kami tidak menganggap diri kami sebagai pihak yang revolusioner dan tidak merasa melakukan sesuatu yang berbeda dari orang lain. Kami hanya melakukan hal-hal yang pernah kami lihat diterapkan pihak lain, mungkin di negara atau olahraga berbeda, karena pada akhirnya ini adalah bisnis dan kami harus menjaga keberlanjutannya,” katanya.
Keyakinan terhadap Cesc Fabregas, menurut Mirwan, sudah muncul ketika pelatih asal Spanyol tersebut menangani tim Primavera Como.
Kecerdasan serta kemampuannya merumuskan rencana jangka panjang membuat manajemen percaya bahwa gagasannya layak diterapkan di skuad senior.
“Ketika dia menangani Primavera, semua orang bisa melihat betapa luar biasanya kecerdasannya. Dia memiliki visi yang jelas dan saya merasa visi tersebut juga harus menjadi pedoman bagi tim utama,” tutur Mirwan Suwarso.
Menariknya, Cesc Fabregas tidak hanya terlibat dalam urusan teknis pertandingan, tetapi juga menyusun laporan untuk pemilik klub sebelum laga berlangsung.
Mirwan Suwarso menilai kebiasaan tersebut membantu manajemen dan staf pelatih menyelaraskan pandangan serta mengevaluasi hasil secara lebih objektif.
Di sisi lain, Como juga memiliki ambisi untuk memperkuat identitas lokal melalui pengembangan pemain muda Italia. Mirwan Suwarso berharap klubnya dapat melahirkan lebih banyak talenta untuk tim nasional, bahkan memiliki skuad yang seluruhnya berasal dari Italia dan, jika memungkinkan, kawasan Lombardia.