- Reuters
Sarri Ngamuk! Lazio Disebut Lesu dan Tanpa Energi Seusai Dipermalukan Torino
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih SS Lazio, Maurizio Sarri, tidak berusaha menutupi kekecewaannya usai timnya takluk 0-2 dari Torino FC, Senin (2/3/2026).
Dalam konferensi pers seusai laga, Sarri melontarkan kritik tajam terhadap performa anak asuhnya yang ia nilai datar dan tanpa energi.
“Soal energi, kami kalah dari lawan. Kami tidak pernah memenangkan bola-bola lepas,” ujar Sarri blak-blakan.
Menurutnya, kekalahan tersebut bukan karena kurangnya peluang. Secara statistik, Lazio bahkan mampu menciptakan lima peluang, sementara Torino hanya empat.
“Yang absurd adalah kami punya lima peluang dan mereka empat. Jadi menciptakan peluang bukan masalahnya. Masalahnya ada di tempat lain,” tegasnya.
Sarri Akui Salah Prediksi Mentalitas
Sarri mengungkapkan bahwa tanda-tanda buruk sebenarnya sudah terlihat sebelum pertandingan dimulai. Ia mengakui adanya kegagalan dalam membangun kesiapan mental timnya.
“Sebelum pertandingan sudah ada tanda peringatan jelas. Kami salah dalam merekrut energi mental,” katanya.
Ia menilai skuadnya tampil lesu dan sama sekali tidak menunjukkan semangat bertarung, terutama dalam duel-duel penting di lapangan.
“Ketika Anda tidak memenangkan bola-bola lepas, membicarakan formasi jadi tidak ada gunanya,” lanjut Sarri.
Ia bahkan membandingkan laga ini dengan pertandingan sebelumnya melawan Cagliari, yang menurutnya masih menunjukkan karakter berbeda dibanding performa kontra Torino.
Masalah Bukan di Depan, Tapi Kolektif
Saat ditanya apakah persoalan terletak pada lini serang atau pertahanan, Sarri memberikan jawaban yang cukup tajam. Lima peluang yang tercipta menandakan lini depan sebenarnya berjalan, namun ia menilai masalah terletak pada penerapan kolektif, terutama saat bertahan.
Pergantian pemain seperti Ratkov juga tak luput dari sorotan. Sarri mengaku memasukkan Noslin demi menambah semangat.
“Saya butuh lebih banyak energi. Noslin bisa memberikannya. Tapi kalau tim secara keseluruhan tidak berubah, itu akan sia-sia,” ucapnya jujur.
Ancaman Berat Menanti
Dengan dua laga sulit melawan Atalanta BC sudah di depan mata, Sarri menegaskan bahwa motivasi harus datang dari dalam diri pemain.
“Jika Anda punya motivasi tinggi, Anda bisa menemukannya bahkan sehari sebelum pertandingan. Jika tidak, Anda bisa berada di kamp pelatihan selama sebulan dan itu tidak akan berpengaruh,” katanya.