- Instagram/fcqadsiah
Media Spanyol Ungkap Kisah di Balik Gagalnya Tijjani Reijnders ke Atletico Madrid, Hampir Satu Tim dengan Bintang Korea
Atletico Terkendala Harga Transfer
Menurut Martin Reijnders, Atletico Madrid memang terus berkomunikasi dengan Manchester City untuk mendapatkan sang gelandang.
Namun, negosiasi menemui jalan buntu karena Manchester City meminta biaya transfer sekitar 60 juta euro (sekitar Rp1,24 triliun).
Nilai tersebut dinilai terlalu berat bagi Atletico Madrid. Akibatnya, klub Spanyol tersebut akhirnya memutuskan mundur dari persaingan untuk mendapatkan Reijnders.
Padahal, pihak Reijnders sebelumnya masih berharap Atletico dapat merealisasikan ketertarikannya. Bahkan, perwakilan sang pemain sempat menolak tawaran awal dari Al-Qadsiah sebanyak dua kali karena Reijnders pada awalnya tidak memiliki keinginan untuk melanjutkan karier di Timur Tengah.
Namun, situasi berubah setelah Atletico gagal mencapai kesepakatan dengan Manchester City.
Al-Qadsiah menjadi klub yang akhirnya bersedia memenuhi tuntutan harga yang ditetapkan Manchester City. Setelah mendapat pendekatan dan bujukan secara aktif, Reijnders akhirnya bersedia menerima tawaran tersebut dan kepindahan ke Arab Saudi pun terwujud.
Setelah gagal mendapatkan Reijnders, Atletico Madrid kemudian mengalihkan fokus mereka ke sejumlah pemain lain untuk memperkuat lini tengah dan sektor sayap.
Klub tersebut kemudian mendatangkan bintang Timnas Korea Selatan, Lee Kang-in, serta Morten Hjulmand dan Alejandro Grimaldo untuk memperkuat skuad.
Lee Kang-in menjadi salah satu pemain yang langsung mendapat sorotan. Pemain asal Korea Selatan itu bahkan dipercaya mengenakan nomor punggung 7 yang sebelumnya menjadi milik Antoine Griezmann.
- Instagram/tijjanireijnders
Ia juga mengawali musim dengan performa positif. Dalam dua pertandingan pertama musim ini, Lee Kang-in telah mencetak satu gol dan mulai menunjukkan perannya sebagai salah satu pemain penting Atletico Madrid.
Sementara itu, Reijnders yang sempat digadang-gadang akan dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia kini memilih fokus menjalani petualangan barunya bersama Al-Qadsiah. Gol perdananya di Arab Saudi menjadi awal yang menjanjikan setelah rencana kepindahannya ke Atletico Madrid gagal terealisasi.