Julian Alvarez Ogah Jawab Telepon Mikel Arteta, Arsenal Sudah Tak Punya Harapan Kalahkan Barcelona?
- REUTERS/Thomas Peter
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, kabarnya sampai menelepon Julian Alvarez demi membujuknya bergabung. Namun, sang striker Atletico Madrid enggan untuk menjawabnya seiring dengan adanya ketertarikan dari Barcelona.
Masa depan Alvarez telah dipertanyakan di sepanjang bursa transfer musim panas ini. Striker asal Argentina itu telah mendesak kepergian dari Atletico.
Barcelona adalah tujuan utamanya. Namun, Los Rojiblancos ogah melepasnya ke La Blaugrana, yang notabenenya adalah tim rival mereka di Liga Spanyol.
Alvarez tetap bisa hengkang, dengan Arsenal menjadi salah satu pelabuhan potensialnya. The Gunners telah mengincar mantan penyerang Manchester City tersebut.
Kubu Emirates Stadium tampak sebagai satu-satunya calon pelabuhannya jika dia sudah tidak ingin berada di Atletico Madrid lagi. Namun demikian, El Chiringuito mengabarkan bahwa Alvarez sama sekali tidak mau kembali ke Liga Inggris.
Menurut laporan dari jurnalis Josep Pedrerol, Mikel Arteta telah berupaya untuk meneleponnya beberapa waktu lalu. Namun, Alvarez menolak untuk menjawabnya karena tak mau kembali ke Premier League.
"Saya diberitahu bahwa beberapa hari yang lalu, Julián Álvarez tidak menjawab panggilan Mikel Arteta. Arteta menelepon Julián, tetapi dia tidak menjawab karena Julián Álvarez tidak ingin kembali ke Premier League, dan Atlético membutuhkannya untuk pergi ke Liga Primer karena mereka tidak menginginkan pemain yang tidak puas dan mereka membutuhkan uang untuk pembelian pemain,” kata Pedrerol di El Chiringuito, seperti dilansir dari El Desmarque.
Keinginan Alvarez adalah untuk berlabuh di Camp Nou. Namun, satu-satunya yang menghalanginya adalah CEO Miguel Angel Gil Marin yang enggan menjualnya ke Barca.
“Atlético berada dalam situasi sulit, dan di FC Barcelona, mereka berharap Gil Marín akhirnya akan menelan harga dirinya dan mengizinkan Julián pergi ke Barça karena itu satu-satunya pilihan,” tambahnya.
“Barça sangat terkejut bahwa bahkan Enrique Cerezo ikut terlibat dalam masalah ini. Enrique Cerezo tidak pernah mengambil sikap, namun dalam beberapa pernyataan, dia mengkritik Barça, dan Barça terkejut dengan sikap Cerezo. Jika itu demi kepentingan terbaik klub, mereka harus menjualnya," katanya.
Load more