- Julio Trisaputra/ tvOnennews.com
Adu Kekuatan Timnas Indonesia vs Irak, Modal Kuat Anak Asuh Shin Tae-yong Kelas Eropa ...
tvOnenews.com - Adu kekuatan timnas Indonesia vs Irak di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 206 zona asia, yang akan berlaga malam ini di Basra International Stadium.
Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong mengalami perkembangan yang pesat dalam performa dan prestasi, bahkan sampai Ranking FIFA timnas naik.
Irak dan Indonesia tergabung dalam grup yang sama di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia.
Pemain timnas Indonesia, Shayne Pattyanama dan Elkan Baggott. (Julio Trisaputra/tvOnenews)
Pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, Irak dan Indonesia masuk ke grup F bersama Filipina dan juga Vietnam.
Sementara di ajang Piala Asia, Irak dan Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang dan Vietnam.
Shin Tae-yong yang meng-arsiteki Timnas Indonesia Senior hingga kelompok umur, yang memberikan perubahan signifikan dalam prestasi Tim Garuda di kancah Asia.
Salah satu modal timnas menghadapi Irak adalah kehadiran para pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia.
Amunisi baru, motivasi baru, dari para pemain yang memiliki jam terbang tinggi memiliki pengaruh yang baik ke para pemain lokal Timnas Indonesia.
Beberapa pemain keturunan itu sebagian besar bermain di Eropa, di antaranya adalah Elkan Baggott (Ipswich Town), Shayne Pattynama (Viking Fk), Sandy Walsh (KV Mechelen), Rafael Struick (ADO Den Haag).
Selain itu, ada bek tangguh berpengalaman di Liga Spanyol yakni Jordi Amat, yang kini bermain di Liga Malaysia dengan membela klub Johor DT.
Tak hanya itu, sisi pemain lokal, ada nama Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons), Pratama Arhan (Tokyo Verdy).
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Julio Trisaputra/tvOnenews)
Tim Garuda juga memiliki pemain yang sangat baik di lini depan seperti Ramadhan Sananta, Dimas Drajad, Hokky Caraka
Para pemain tersebut mempunyai kemampuan mumpuni untuk mengimbangi kualitas Irak, sebab Irak juga memanggil setidak 10 pemain yang berlaga di Eropa untuk menghadapi skuad asuhan Shin Tae-yong.
Tetapi tim Irak tak diperkuat oleh penjaga gawang andalan mereka, Mohammed Hameed lantaran peraturan FIFA soal penambahan pemain baru.
Hal ini tentu bisa dimanfaatkan oleh timnas Indonesia.
Sebelumnya, Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) resmi telah memanggil 25 pemain untuk menghadapi tim Garuda dan Vietnam.
Nama-nama yang dipanggil oleh Jesus Casas adalah pemain terbaik pilihan dan merupakan perpaduan pemain yang bermain di liga Irak dan pemain yang berkarier di Eropa.
Mengulas kekuatan dari Irak, salah satu yang menjadi sorotan adalah Hussein Ali, pemain berusia 21 tahun itu kini bermain di divisi 1 Belanda dengan membela klub bernama Heerenveen.
Sejumlah pemain yang berpengalaman di Eropa ini dipadukan oleh Jesus Casas dengan para pemain yang bermain di Liga Lokal Irak dan top Asia.
Pemain timnas Irak, Aymen Hussein. (Instagram/aymanhussen9)
Ali Adnan, mantan pemain Udinese yang kini bermain di liga Iran dengan membela klub Mes Rafsanjan turut dipanggil oleh Jesus Casas.
Selain itu, ada Aymen Hussein turut disertakan, penyerang tajam yang kini bermain untuk klub lokal di Irak yakni Al-Quwa Al-Jawiya.
Aymen Hussein sudah pernah melanglang buana di sejumlah klub seperti di Maroko yakni Raja Casablanca dan Al-Jazira club (Abu Dhabi).
Meski begitu, pelatih asal Spanyol itu memilih untuk tidak memanggil pemain bintang lainnya yang pernah membela Manchester United yakni Zidane Iqbal.
Zidane Iqbal yang kini membela FC Utrecht ini dikabarkan tidak siap untuk membela Timnas Irak karena sedang mengalami cedera.
Jesus Casas memilih tiga kiper yang berasal dari divisi pertama dan kedua Liga irak yakni Ahmad Basil, Fahad Talib, dan Jalal Hassan.
Beralih ke pemain belakang, pelatih asal Spanyol ini memanggil beberapa pemain untuk kembali ke Irak seperti Rebin Sulaka (IF Brommapojkarna/Swedia), Saad Natiq (Abha/Arab Saudi), Frans Putros (Port FC/Thailand), Ali Adnan (Mes Rafsanjan/Iran), Merchas Doski (Slovacko/Ceko) dan Hussein Ali (Heerenveen/Belanda).
Dua nama bek lainnya, Mustafa Saadoon dan Ahmed Yahia membela klub Irak. Beralih ke posisi gelandang, hanya ada Ali Jassim dan Ibrahim Bayesh yang merupakan pemain dari klub Irak.
Pemain abroad pun masih didominasi seperti kehadiran Bashar Rasan (Qatar SC/Qatar), Osama Rashid (Vizzela/Portugal), Amir Amari (Halmstads/Swedia), Yousse Amyn (Eintracht Braunschweig/Jerman), Danilo Al Saed (Sandefjord Fotball/Norwegia) dan Ahmad Alle (FC Rouen/Prancis). (hfp/ind)
Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini