news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Indra Sjafri saat berhasil mengantar timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games 2023..
Sumber :
  • PSSI

Indra Sjafri Akhirnya Berbicara di Balik Kemenangan Timnas Indonesia di SEA Games 2023, Momen Krusial Ini Dibongkarnya ..

Timnas Indonesia U-22 berhasil membawa pulang medali emas SEA Games 2023 di Kamboja. Tentunya, kesuksesan garuda muda ini tak lepas dari jasa Indra Sjafri.
Senin, 4 Desember 2023 - 08:22 WIB
Reporter:
Editor :

Indra Sjafri menceritakan bahwa ketika dirinya diberi mandat sebagai pelatih timnas Indonesia ajang SEA Games 2023, ia langsung mencari orang-orang terbaik kepelatihan.

"Saya rekrut Kurniawan, saya rekrut Bima Sakti, saya rekrut Eko Pudjianto, dan saya rekrut pelatih fisik S3 dari UNP Padang, dan ada Sahari Gultom di pelatih kiper," tuturnya.

"Dan ini tim inti saya, dan Alhamdulillah PSSI support juga, dari Fisio, tim terbaik lah, ada Psikolog juga," ujarnya.


Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri di acara bincang bersama Helmy Yahya. 

Indra mengatakan bahwa anak asuh main empat kali main di Fase Grup dengan hasil empat kali menang.

"Saya bilang ke tim pelatih, karena kita gak ada persiapan, empat pertandingan grup ini adalah kita latihan dan mencari pemain terbaik untuk semifinal dan final," ujarnya.

"Dan saya bilang ke pelatih fisik, saya mau pick performance-nya, kamu bikin periodesasi 80 persen di Semifinal dan 100 persen di Final," terangnya.

Saat itu, Indra Sjafri mengira Indonesia bakal bertemu Thailand di Semifinal, bukan ketemu Vietnam.

Indra Sjafri beralasan untuk cukup menggunakan 80 persen, karena setiap bertemu Thailand pasti anak asuh yang dibawanya menang. Memiliki rekor yang baik setiap bersua Thailand.

"Akhirnya kan berubah, Vietnam yang di Semifinal, kita main 10 orang, dramatis banget, ada tambahan waktu 8 menit. Nah 8 menit itulah krusial, kita berdiskusi," ujarnya.

"Ada perdebatan saya dengan asisten pelatih, saya minta ganti Ananda Rehan saya minta tarik keluar, untuk merespon Philippe Troussier yang mengganti tiga pemainnya, karena nda salah dia," imbuhnya.

Pelatih kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas Sumatera Selatan ini mengatakan bahwa Vietnam memaksakan waktu itu memenangkan pertandingan di 2 kali 45 menit.

Memanfaatkan kesempatan dari hanya 10 pemain timnas Indonesia.

"dia mengganti tiga, saya respons dengan mengganti satu pemain, Ananda rehan keluar, disodorkan dua pemain oleh asisten, Beckham Putra dan Taufany," ungkapnya.

Sementara saat itu di antara 2 pemain ini, semua asisten memilih Beckham Putra yang masuk. Hal ini karena data dan statistik Beckham Putra yang terbaik daripada Taufany Muslihuddin.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:18
01:49
04:22
02:39
00:59
03:27

Viral