- PSSI
Kisah Timnas Indonesia Tampil di Olimpiade hingga Repotkan Kiper Terbaik Sepanjang Masa
Pertemuan di Melbourne Olympic Park pada 29 November 1956 berakhir dengan skor imbang tanpa gol, bahkan setelah memainkan perpanjangan waktu.
Meski memiliki materi pemain yang unggul jauh dari Indonesia, Uni Soviet tidak mampu mencetak satu gol pun di laga tersebut.
Kemudian, partai ulangan digelar pada 1 Desember di tempat yang sama untuk menentukan pemenang. Sayangnya, kali ini timnas Indonesia kandas dengan skor telak 0-4.
Foto: Lev Yashin beraksi di bawah mistar (Sumber: Dok. FIFA)
Sergey Salnikov mencetak dwigol dalam laga itu selagi masing-masing satu gol dicatatkan oleh Valentin Ivanov dan Igor Netto.
Tim Uni Soviet yang dibela oleh Lev Yashin tersebut pada akhirnya melaju hingga final di Olimpiade Melbourne 1956. Namun, mereka kalah 0-1 dari Yugoslavia di final.
Kini, timnas Indonesia U-23 berpotensi mencatatkan sejarah untuk tampil di Olimpiade untuk kedua kalinya. Yang perlu dilakukan adalah dengan memenangkan laga semifinal kontra Uzbekistan, atau menjadi juara ketiga.
Jikalau menjadi juara keempat, timnas Indonesia U-23 pun masih berkesempatan memperebutkan tiket play-off interkontinental kontra wakil Afrika, Guinea. (rda)