Timnas Indonesia Kedatangan Pemain Naturalisasi lagi, Bagaimana Nasib Pemain Lokal? Pengamat Tegas Bilang Begini…
tvOnenews.com - Timnas Indonesia memiliki tiga pemain naturalisasi baru. Tiga orang pemain naturalisasi yang baru bergabung adalah Maarten Paes, Jens Raven, dan Calvin Verdonk.
Sebelumnya, proses naturalisasi untuk Timnas Indonesia sudah disinggung pelatih skuad Garuda, Shin Tae Yong.
Ia mengatakan bahwa akan ada beberapa pemain keturunan yang dinaturalisasi pada Juni 2024.
Hal ini kemudian disusul dengan kabar Calvin Verdonk resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Proses perpindahan naturalisasi Calvin Verdonk dari KNVB ke PSSI sudah beres dan mendapat persetujuan FIFA.
Verdonk dipastikan dapat membela Timnas Indonesia di laga terakhir Putaran Kedua Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Filipina pada Selasa, 11 Juni 2024 mendatang.
Shin Tae-yong menyoroti kontribusi penting pemain naturalisasi dalam meningkatkan performa skuad Garuda.
Shin Tae-yong menekankan bahwa keberadaan pemain naturalisasi membawa warna baru dan memperkuat tim.
"Dengan adanya pemain naturalisasi, timnas semakin kuat," ujar Shin Tae-yong.
Pelatih asal Korea Selatan ini nampak bersyukur atas program naturalisasi yang direncanakan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dengan adanya pemain-pemain naturalisasi, Shin Tae-yong merasa memiliki pilihan lebih luas dalam memilih pemain untuk timnas.
Ia optimis bahwa kehadiran pemain naturalisasi tidak hanya akan meningkatkan kualitas timnas, tetapi juga akan mendorong pemain lokal untuk tampil lebih baik.
Dengan adanya persaingan antara pemain akan membawa manfaat besar bagi perkembangan timnas.
Shin Tae-yong mendorong pemain lokal untuk terus meningkatkan performa agar bisa bersaing dengan pemain naturalisasi.
"Dengan kondisi seperti ini, pemain lokal harus terus berjuang untuk meningkatkan kemampuannya, dan hal ini akan membantu kemajuan timnas Indonesia," ungkapnya.
Lantas, apakah ada dampak naturalisasi bagi pemain lokal sepak bola Tanah Air?
Banyaknya naturalisasi pemain turut disorot pengamat sepak bola sekaligus Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali.
Pengamat menilai, banyaknya pemain yang dinaturalisasi tidak mengubah peningkatan kualitas sepakbola nasional.
Ia nampak kurang setuju dengan gencarnya naturalisasi yang dilakukan PSSI.
Menurutnya, sepak bola Indonesia justru memiliki potensi besar jika dibina dengan baik.