news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Shin Tae-yong Marah ke FIFA saat Timnas Indonesia Lawan Guinea di Playoff Olimpiade, Kamis (9/5/2024).
Sumber :
  • YouTube/르크크 이경규 dan Instagram/timnas.indonesia

Shin Tae-yong Marah ke FIFA saat Timnas Indonesia Lawan Guinea di Playoff Olimpiade, Coach Shin Sampai Bilang Gini

Tak terima tim asuhannya dicurangi wasit, Shin Tae-yong akui marah hingga mengumpat kepada FIFA. Ia sampai mengatakan hal ini sesaat sebelum diusir oleh wasit.
Selasa, 23 Juli 2024 - 16:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Shin Tae-yong tampaknya masih belum bisa melupakan momen saat Timnas Indonesia melawan Guinea dalam playoff Olimpiade Paris 2024 pada Kamis (9/5/2024) lalu. Ada banyak kecurangan yang dilihat oleh pelatih asal Korea Selatan itu hingga ia marah ke FIFA.

 

Shin Tae-yong mengungkapkan kekesalan dan rasa tak terimanya, kala Timnas Indonesia harus kalah dari Guinea, saat diundang dalam acara untuk konten YouTube 르크크 이경규 (re: reukeukeu Lee Gyeong Kyu). Ia bahkan merasa frustasi sampai menitikan air mata.

 

"Saya sangat marah dan merasa frustasi, bahkan sampai meneteskan air mata setelah pertandingan selesai," ungkap Shin Tae-yong, seperti dikutip tvOnenews.com, Selasa (23/7/2024).

 

 

Sebelum mengungkapkan kekesalannya, Shin lebih dulu mengomentari soal lapangan yang dijadikan lokasi pertandingan tim asuhannya itu. Shin mengatakan, jika lokasinya lapangannya ada di wilayah pegunungan dengan udara yang bersih. Namun, ia menyayangkan kualitas lapangan yang digunakan untuk event sekelas playoff Olimpiade.

 

"Olimpiade diadakan di Paris, tapi seharusnya dilakukan di stadion yang layak," ujar Shin Tae-yong.

 

"Betul, kalian bermain di stadion yang aneh seperti di lapangan sepak bola amatir," sahut MC konten YouTube tersebut, Lee Gyeong Kyu.

 

Shin Tae-yong lantas mengungkapkan jika lapangan yang digunakan untuk pertandingan itu rasanya sama seperti lapangan yang ada di Paju National Football Center yang ada di Kota Paju, Korea Selatan.

 

"(Rasanya) seperti bermain di Paju National Football Center di Korea, tapi ini versi football center di Prancis, (lokasinya) ada di dekat pegunungan," cerita Shin Tae-yong.

 


Shin Tae-yong mengungkapkan curahan hatinya saat Timnas Indonesia melawan Guinea di playoff Olimpiade Paris 2024. Sumber: YouTube/르크크 이경규.

 

Shin juga mengungkapkan sejumlah masalah pada wasit selama pertandingan. Ia mengatakan jika wasit tersebut tidak mau berbicara bahasa Inggris dan hanya bahasa Prancis saja. Hal itu menjadi keuntungan bagi Guinea yang merupakan daerah bekas jajahan Prancis.

 

Tak sampai di situ, saat pertandingan berlangsung, wasit juga dua kali memberikan penalti kepada Timnas Guinea. Namun, keputusan pemberian penalti itu dinilai oleh Shin Tae-yong tidak tepat.

 

Dengan yakin, Shin bahkan menyebut jika apa yang dilakukan tim asuhannya sama sekali tidak perlu dihadiahi penalti untuk Guinea.

 

"Keduanya 100% (seharusnya) bukan (penalti). Pertama, jika itu dianggap pelanggaran, itu terjadi 5 meter di luar garis 'terlarang'. Wasit harusnya memberi tendangan bebas di luar garis, bukan PK (penalty kick)," cerita Shin Tae-yong.

 

Keanehan kedua yang dilakukan oleh wasit adalah ketika lagi-lagi ia memberikan penalti kedua untu Guinea. Alasannya, wasit menganggap ada pelanggaran yang dilakukan oleh bek Timnas Indonesia U-23, Alfeandra Dewangga di area terlarang.

 

"Kedua, jika wasit tidak melihatnya dari jauh, saya masih bisa mengerti. Namun, wasit melihatnya secara langsung di belakang saat pemain Indonesia mencoba melakukan tekel. Wasit sudah meniup peluitnya sebelum pemain melakukan tekel," ujar Coach Shin.

 

"Namun, begitu pemain Indonesia menyentuh bola, wasit langsung meniup peluit. Jadi, saya berkata, 'Ini tidak benar'," lanjutnya.

 

Penalti kedua yang menurut Shin Tae-yong tak masuk akal itulah yang membuatnya diberi kartu merah dan diusir dari lapangan. Saat itu Shin melakukan protes keras kepada wasit, bahkan ia mengaku sampai berkata kasar.

 


Shin Tae-yong sampai berkata kasar ke wasit yang dinilai tak adil hingga diberi kartu merah saat laga Timnas Indonesia kontra Guinea. Sumber: YouTube/르크크 이경규 dan Instagram/timnas.indonesia.

 

"Saya mengumpat dengan segala macam kata-kata, seperti 'Ini yang kamu bilang FIFA?' sambil marah, di mana saat itu presiden FIFA juga hadir. Benar-benar secara terang-terangan berkata, 'Ini yang kamu bilang FIFA?!'," ujar Coach Shin sambil memperagakan kembali ujaran kemarahannya pada presiden FIFA.

 

Meski begitu, ada hal lain yang Shin Tae-yong soroti dari orang-orang Indonesia yang jadi suporter sekaligus penonton pertandingan Indonesia vs Guinea saat itu.

 

Menurut Shin, meski ia diusir dari lapangan, para suporter tidak protes kepadanya. Sebab, mereka tahu jika kemarahan Shin pada wasit itu semata-mata dilakukan untuk membela Timnas Indonesia. Dalam video yang sama bahkan diperlihatkan bagaimana suporter Indonesia tetap meneriaki nama Shin Tae-yong.

 

"Namun, kepribadian orang-orang Indonesia itu tidak pernah protes kepada orang lain. Saat saya diusir dan bertengkar (dengan wasit) untuk mereka (Indonesia), mereka sangat menyukai itu, dan saat itulah mereka jadi lebih bersemangat. Mereka merasa saya berjuang untuk mereka," ujarnya. (ism)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:48
03:17
02:49
02:06
01:42
02:02

Viral