- instagram maarten paes / emil audero
Betapa Sompralnya Ayah Emil Audero, Pernah Bilang Timnas Indonesia Mimpi Saja Anaknya Mau Bela Garuda, Kini Maarten Paes Justru Membuat...
Dalam pertandingan melawan Arab Saudi, yang berakhir imbang 1-1, Paes mampu melakukan beberapa penyelamatan penting yang menjaga peluang Indonesia tetap hidup di babak kualifikasi.
Namun, puncak performa Maarten Paes datang saat Indonesia menghadapi Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Laga yang digelar pada 10 Desember 2024 itu berakhir dengan skor 0-0, hasil yang sangat mengejutkan mengingat Australia adalah tim peringkat 24 dunia menurut FIFA.
Paes menjadi pahlawan dalam pertandingan tersebut, melakukan sejumlah penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang emas Australia untuk mencetak gol.
Ia berhasil memblokir beberapa tendangan keras, termasuk dari situasi bola mati seperti tendangan pojok, dan bahkan terpilih sebagai Man of The Match dalam pertandingan tersebut.
Australia tampil dominan dengan menguasai 63 persen penguasaan bola, melepaskan 19 tembakan, memiliki 32 sentuhan di dalam kotak penalti Indonesia, serta mendapatkan 15 tendangan sudut.
Namun, semua peluang tersebut tidak mampu menembus tembok pertahanan yang dipimpin oleh Maarten Paes.
Kiper FC Dallas ini menunjukkan refleks yang luar biasa, menjaga gawangnya tetap bersih sepanjang pertandingan.
Penampilan Paes yang solid tidak hanya membantu Indonesia mendapatkan satu poin penting melawan Australia, tetapi juga memberikan tambahan 8,57 poin di peringkat FIFA, yang membuat Indonesia naik dari peringkat 132 ke 130 dunia.
Hasil imbang ini menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia mampu bersaing di level internasional, terutama dengan adanya pemain berkualitas seperti Paes di posisi penjaga gawang.
Prestasi Paes di dua laga tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai kiper utama Timnas Indonesia.
Kehadirannya juga menjadi pembuktian bahwa Timnas Indonesia kini memiliki kualitas penjaga gawang yang mampu bersaing di level Asia, sesuatu yang sempat diragukan oleh ayah Emil Audero.
Paes juga berperan penting dalam membantu Indonesia lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sebuah pencapaian yang semakin menegaskan progres signifikan di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong.
Selain itu, peran Shin Tae-yong dalam mengembangkan Timnas Indonesia juga patut diacungi jempol.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak hanya berhasil membawa Timnas Indonesia tampil kompetitif di Kualifikasi Piala Dunia.