news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Media Korea Selatan Pasang Badan untuk Shin Tae-yong yang Diminta Suporter Timnas Indonesia untuk Dipecat.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

Media Korea Selatan Sebut Suporter Timnas Indonesia Tak Tahu Diri dan Lupa Bersyukur usai Minta PSSI Pecat Shin Tae-yong: Sulit Dipahami!

Media Korea Selatan sebut suporter Timnas Indonesia tak tahu diri dan tak bersyukur setelah meminta Shin Tae-yong mundur dari kursi pelatih skuad Garuda.
Senin, 18 November 2024 - 15:26 WIB
Editor :

Tagar STY out pun sempat trending di media sosial. Hal ini ternyata mendapat perhatian dari media asal Korea Selatan, Nate.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Coret Pemain
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

 

Dalam artikel terbarunya, Nate membuat judul yang cukup menohok, yakni "'Shin Tae-yong out!' Apakah Anda lupa bersyukur? Fans Indonesia melancarkan gerakan pengunduran diri yang mengejutkan: 'Kebijakan naturalisasi tidak ada artinya',"

Kemudian, mereka menyebut bahwa suporter Timnas Indonesia lupa dengan sejumlah prestasi yang pernah dipersembahkan pelatih 54 tahun itu.

"Apakah mereka sudah melupakan prestasi 'maju ke babak ketiga babak penyisihan untuk pertama kalinya sejak kemerdekaan'? Fans Indonesia tampak mengkampanyekan pelatih Shin Tae-yong (54) mundur karena performa buruk timnas," tulis Nate.

Mereka menegaskan, kritik terhadap performa skuad Garuda merupakan hal wajar dan tidak ada masalah dengan hal tersebut.

Koreo Suporter di Laga Timnas Indonesia Vs Jepang
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovani

 

"Tentu saja wajar jika kita tidak bisa menghindari kritik karena kita sudah menerima akibat dari kekalahan tersebut. Namun, agak sulit memahami pelatih Shin Tae-yong menunjukkan performa yang tidak sesuai dengan kekuatannya," tulis Nate.

Selain itu, Shin Tae-yong pun dianggap tidak mampu memaksimalkan pemain-pemain naturalisasi yang berkiprah di Eropa.

Namun, Nate menyebut bahwa pemain-pemain yang didatangkan tidak semuanya bermain reguler sebagai starter.

"Meski telah mendatangkan banyak sumber daya untuk bermain di liga-liga Eropa, tidak banyak pemain yang aktif sebagai starter di empat liga besar tersebut,' tulis Nate.

"Ada banyak pemain yang tidak mendapat kesempatan bermain untuk timnya. Kemampuan organisasi juga perlu lebih diperkuat. Analisisnya, masih terlalu dini untuk mengkritisi keadaan karena baru saja mencapai titik balik," tambah Nate. (fan)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:10
01:06
01:45
01:02
05:54
02:28

Viral