- tvOnenews/Taufik Hidayat
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Kata Media Vietnam Fakta Statistik Superkomputer
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia menjadi sorotan dunia seusai kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain pada Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda diprediksi media Vietnam tersingkir dari Piala Dunia.
Salah satu media Vietnam, thethao247.vn membeberkan fakta statistik dari supuerkomputer FootyRangkings soal persentase 18 tim di babak kualifikasi ketiga Piala Dunia 2026.
Kemenangan penting atas Bahrain sedikit banyak telah menghidupkan kembali peluang Timnas Indonesia naik ke posisi kedua Grup C, guna meraih tiket langsung ke pesta sepak bola terbesar di muka bumi.
Secara teori, perwakilan Asia Tenggara masih memiliki peluang di atas, tetapi prospek tersebut akan sangat sulit jika melihat situasi saat ini.
Dengan situasi saat ini, situs statistik FootyRankings telah memperkirakan bahwa tim pelatih Patrick Kluivert hanya memiliki peluang 0,1 persen untuk naik ke posisi kedua.
"Prediksi tersebut tidaklah mengherankan, karena Timnas Indonesia membutuhkan keajaiban untuk bisa melakukan hal tersebut," kata thethao247.vn dilansir Jumat (28/3/2025).
Saat ini Indonesia masih berada di peringkat keempat dengan perolehan sembilan poin, tertinggal satu poin dan empat poin dari Arab Saudi dan Australia.
Sementara itu, Jepang sudah lebih dulu menuntaskan targetnya dengan unggul tiga pertandingan lagi.
Jika ingin lolos langsung ke Piala Dunia, Garuda perlu meraih maksimal enam poin di dua laga terakhir, lalu berharap Arab Saudi tidak menang dalam dua laga beruntun, dan Australia hanya meraih satu poin.
Hal ini dinilai menjadi tugas yang sangat berat ketika Timnas Indonesia harus berhadapan dengan Jepang di babak final, dengan demikian menunjukkan bahwa rasio lolos babak kualifikasi ketiga hampir mustahil.
Meski tak berpeluang besar meraih tiket kedua Grup C untuk mengikuti Piala Dunia 2026, Tim Indonesia diharapkan mampu melaju ke babak kualifikasi keempat.
FootyRankings memperkirakan bahwa perwakilan Asia Tenggara memiliki peluang 58 persen untuk finis di posisi ketiga atau keempat, sementara risiko terhenti di putaran ketiga adalah 42 persen .
Dalam waktu dekat, tim pelatih Patrick Kluivert akan memiliki waktu hampir tiga bulan untuk menyelesaikan musim dengan warna klub sebelum bersatu kembali untuk mempersiapkan dua pertandingan yang akan menentukan impian Piala Dunia mereka.(lgn)