- tvonenews.com - Ilham Giovani
Apakah Mundurnya Kuwait Buat Timnas Indonesia Hadapi Lebanon 2 Kali di FIFA Matchday? Begini Kata Erick Thohir
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara terkait jadwal FIFA Matchday setelah kabar mundurnya Kuwait.
Erick Thohir memastikan bahwa Kuwait mundur dari keikutsertaan laga uji coba kontra Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday.
{{imageId:348895}}
Pernyataan tersebut disampaikan langsung Erick Thohir saat ditemui awak media di Garudayaksa Football Academy pada Senin (25/8/2025).
Timnas Indonesia sejatinya dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan uji coba dalam FIFA Matchday.
Rencana awalnya, pasukan asuhan Patrick Kluivert bakal menghadapi Kuwait dan Lebanon.
Dua pertandingan uji coba tersebut bakal berlangsung pada 5 dan 8 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Namun, kabar mengejutkan justru datang dari salah satu calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday, yakni Kuwait.
Erick Thohir mengatakan bahwa Kuwait dipastikan mundur dalam agenda FIFA Matchday menghadapi skuad Garuda.
"Satu, kami sudah dapat surat konfirmasi dari Kuwait. Mereka tidak hanya tidak bermain di Indonesia, tapi juga di turnamen di UAE," ujar Erick Thohir, Senin (25/8/2025).
{{imageId:363650}}
"Jadi saya tidak tahu kenapa mereka, karena jelas mereka sudah ada black and white-nya untuk ikut di Indonesia dan di UAE," tambahnya.
Meski Kuwait dipastikan mundur, namun Erick Thohir menyebut jika tak ada jadwal perubahan FIFA Matchday.
Ia mengatakan bahwa Timnas Indonesia tetap dijadwalkan akan menghadapi Lebanon sebanyak sekali, bukan dua kali.
"Enggak, (pertandingan uji coba hadapi Lebanon) sekali," jelas Erick Thohir.
Lebih lanjut, Erick Thohir juga menyebut jika jadwal menghadapi Lebanon tak akan mengalami perubahan, yakni 8 September 2025.
Namun, Erick Thohir mengaku jika pihaknya tengah mengupayakan untuk mencari pengganti calon lawan Timnas Indonesia usai mundurnya Kuwait.
"Tetap (jadwal hadapi Lebanon), Kami juga masih lihat kesempatan untuk isi satu pertandingan lagi," kata Erick Thohir.
"Cuman kalau terlalu dipaksakan nanti kan jadi malah tidak maksimal. Dan memang buat latihan lebih panjang lebih bagus juga, biar konsolidasi," tutupnya.
(igp/aes)