- ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Ngaku-ngaku atau Benar Terjadi, Dulu Eks Pemain Timnas Indonesia ini Pernah Sesumbar Tolak Pinangan Barcelona: Saya Bodoh
tvOnenews.com - Mantan winger Timnas Indonesia, Zulham Zamrun, membuat pengakuan mengejutkan yang menyita perhatian publik sepak bola nasional.
Kala itu, Barcelona masih diperkuat oleh megabintang Lionel Messi — membuat keputusan ini terasa semakin berat untuk diterima belakangan. Wajar jika rasa penyesalan baru dirasakan sang pemain beberapa tahun setelahnya.
Di tengah tren pemain Timnas Indonesia yang kini berlomba menembus kompetisi Eropa demi mengasah kemampuan, kisah ini menjadi sorotan. Saat ini, hanya Marselino Ferdinan yang tercatat sebagai pemain lokal Indonesia yang masih aktif bermain di Eropa, memperkuat Oxford United bersama Ole Romeny.
Namun, lebih dari satu dekade lalu, ada satu pemain Indonesia yang justru pernah menolak kesempatan langka dari klub elite Eropa.
Tak tanggung-tanggung, klub tersebut adalah Barcelona, yang saat itu berada di masa keemasan bersama Lionel Messi.
Adalah Zulham Zamrun, mantan bintang Timnas Indonesia dan eks pemain Persib Bandung, yang kini blak-blakan mengaku menyesal pernah menolak tawaran bergabung dengan Barcelona B.
Dalam wawancaranya bersama kanal YouTube Vivagoal, pemain asal Ternate itu mengungkap bahwa dirinya pernah mendapat tawaran bermain dari Barcelona B, namun memilih menolaknya.
- Sumber: YouTube/Vivagoal Indonesia
Kisah ini terjadi pada tahun 2013, saat Zulham membela Mitra Kukar dalam pemusatan latihan (TC) selama 20 hari di Spanyol. Dalam rangkaian uji coba, Mitra Kukar melawan beberapa tim ternama seperti Atletico Madrid, Espanyol, Valencia, dan Barcelona B.
Penampilan impresif Zulham ternyata menarik perhatian pencari bakat Barcelona B. Setelah pertandingan, ia pun dipanggil oleh manajer Mitra Kukar saat itu, Bos Oni.
“Habis main, di locker room saya dipanggil sama Bos Oni. Waktu itu Mitra Kukar kan Bos Oni,” kenang Zulham.
“Bos Oni panggil saya, ngomong ‘Eh kamu diminati di sini sama Barcelona B. Kamu mau nggak tinggal di sini?’”
Zulham pun sempat terkejut dengan tawaran itu. Bahkan sang manajer bersedia melepasnya dan menjamin dukungan finansial jika ia memutuskan menetap di Spanyol.
“Saya bilang, ‘Wih beneran, Bos?’” ucap Zulham menirukan reaksinya.
“‘Iya, kalau kamu mau kita ini mau buat kontrak sama Barcelona B. Nggak apa-apa nanti tiap bulan saya kirim uang ke kamu,’” lanjutnya mengutip perkataan Bos Oni.
Sayangnya, meski peluang besar itu terbuka lebar, Zulham justru menolaknya. Ia mengaku tidak nyaman tinggal di Spanyol, terutama karena kendala makanan dan suasana yang jauh berbeda.
“20 hari saya rasa kayak dua tahun hidup di sana. Bahasa bisa gampang dimengerti, makanan paling,” katanya.
Lebih dari satu dekade berlalu, keputusan itu kini menjadi penyesalan terbesar dalam kariernya.
“Cuman ya itu, gobloknya saya nggak mau,” ucap Zulham dengan jujur.
“Jadi ya itu, sekarang kalau mau di-flashback ke belakang, bodoh,” tutupnya.
Meskipun gagal bergabung dengan salah satu akademi terbaik dunia, Zulham tetap mencatatkan karier gemilang. Ia sempat membawa Persib Bandung dan PSM Makassar meraih gelar juara, serta menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di beberapa ajang penting. (han/ind)