news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia, Rafael Struick.
Sumber :
  • AFC

Rafael Struick Resmi Masuk, Apa yang Dimaksud dengan "Agent 007"?

Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick resmi masuk "agen 007". Lantas, apa yang dimaksud dengan istilah tersebut hingga menjadi viral di media sosial seluruh dunia? berikut penjelasannya.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:33 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick resmi masuk "agen 007". Lantas, apa yang dimaksud dengan istilah tersebut hingga menjadi viral di media sosial seluruh dunia? berikut penjelasannya.

Dalam budaya populer, kode “007” identik dengan karakter legendaris James Bond, mata-mata Inggris ciptaan Ian Fleming yang terkenal karena pesonanya, kecerdasannya, dan aksi berbahayanya. 

Tokoh ini telah diperankan oleh aktor-aktor besar seperti Sean Connery, Roger Moore, hingga Daniel Craig. Namun, menariknya, istilah “007” punya makna yang jauh berbeda dan bahkan bernada ejekan di dunia sepak bola modern.

Ya, di jagat sepak bola, “007” bukan simbol keren ala agen rahasia, melainkan julukan sarkastik yang disematkan kepada pemain yang gagal memberikan kontribusi nyata, tepatnya nol gol dan nol assist dalam tujuh pertandingan pertamanya bersama klub baru. 

 

Julukan ini sering kali digunakan oleh para penggemar di media sosial untuk menyindir pemain mahal yang tampil di bawah ekspektasi. Istilah ini pertama kali meledak ketika Sky Sport Jerman menayangkan grafik yang memperlihatkan Jadon Sancho sebagai pemain pertama dengan label “007”. 

Setelah dibeli oleh Manchester United dari Borussia Dortmund pada tahun 2021 dengan mahar fantastis senilai £73 juta (sekitar Rp1,9 triliun), pemain internasional Inggris itu gagal langsung menunjukkan kualitas yang membuatnya bersinar di Bundesliga.

Dalam tujuh penampilan awalnya bersama Setan Merah, Sancho sama sekali tidak mencetak gol ataupun memberikan assist. Momen itu pun jadi bahan olok-olok besar di kalangan suporter. 

Dunia maya langsung ramai dengan meme dan komentar tajam. Salah satu yang paling viral adalah gambar Sancho mengenakan tuksedo khas James Bond, lengkap dengan tulisan terkenal: “Mereka memanggilku 007.”

Fenomena “007” kini tak hanya sebatas lelucon, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya digital para penggemar sepak bola. Tiap kali ada pemain baru yang gagal bersinar, tagar dan meme “007” hampir selalu muncul di lini masa X (Twitter), Instagram, maupun TikTok.

Musim Liga Inggris 2025–2026 pun tak luput dari “kutukan” ini. Dua nama besar kini jadi sorotan warganet yakni Florian Wirtz, rekrutan anyar Liverpool dari Bayer Leverkusen, serta Benjamin Šeško, striker muda asal Slovenia yang diboyong Manchester United dengan harga selangit.

Menariknya, Wirtz sempat memberi assist di laga debutnya dalam ajang Community Shield kontra Crystal Palace yang sayangnya berakhir dengan kekalahan bagi Liverpool. Namun, setelah itu, ia gagal mencatatkan kontribusi berarti dalam lima laga Premier League berikutnya maupun di Liga Champions.

Rafael Struick Masuk "Agent 007"

Striker Timnas Indonesia Rafael Struick di Dewa United
Sumber :
  • Dewa United

 

Harapan Rafael Struick untuk memperbaiki kariernya yang tersendat di klub Liga Austrlia, Brisbane Roar tidak berjalan mulus. Ia kesulitan untuk beradaptasi dengan Super League yang membuat penampilannya kurang impresif.

Sejak didatangkan Dewa United pada awal musim ini, Rafael Struick telah memainkan tujuh pertandingan. Namun, pemain berusia 22 tahun itu mencatatkan 0 gol dan 0 assist dalam tujuh partai yang telah dilalui bersama tim berjuluk Banten Warriors tersebut.

Dalam tujuh pertandingan tersebut, Rafael Struick hanya mencatatkan tiga kali starter yang semuanya diganti pada awal babak kedua. Sementara sisanya, ia bermain dari bangku cadangan dengan total 193 menit di semua kompetisi termasuk AFC Challenge League.

Menurunnya performa mantan pemain ADO Den Haag ini langsung berimbas ke posisinya di Timnas Indonesia. Di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia lalu, Patrick Kluivert selaku pelatih kepala pada  waktu itu mencoretnya.

Padahal, Rafael Struick merupakan salah satu pilar lini depan Timnas Indonesia sejak dinaturalisasi pada 2023 lalu. Bahkan, ia menjadi salah satu pemain dengan caps tertinggi di Timnas Indonesia saat ini, yakni 23. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

18:12
02:49
02:37
02:11
00:59
05:50

Viral