- dok.tvonenews.com/PSSI
Tak Heran PSSI Kesulitan Cari Pelatih Baru untuk Timnas Indonesia, Ternyata Gara-gara…
tvOnenews.com – Polemik seputar siapa yang akan menjadi nakhoda baru Timnas Indonesia setelah pemecatan Patrick Kluivert rupanya tak hanya menarik perhatian publik Tanah Air.
Media asing pun ikut menyoroti persoalan pelik yang kini dihadapi PSSI.
Salah satu yang mengulas masalah ini adalah VNExpress, media olahraga asal Vietnam.
- X @timnasindonesia
Dalam laporannya, mereka menilai bahwa kesulitan PSSI mencari pelatih anyar bukan disebabkan oleh dana atau reputasi, melainkan oleh tekanan besar dari para pendukung Timnas Indonesia sendiri.
Media tersebut bahkan memuat artikel berjudul “Timnas Indonesia Kesulitan Merekrut Pelatih karena Tekanan Para Pendukung”.
Mereka menyoroti bagaimana fanatisme suporter justru membuat langkah federasi menjadi semakin rumit.
“PSSI berhati-hati dalam mencari pelatih baru untuk menggantikan Patrick Kluivert karena ekstremisme para pendukung,” tulis VNExpress.
Perilaku Suporter Jadi Sorotan
- REUTERS/Stringer
VNExpress juga menyoroti pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menilai perhatian dunia terhadap sepak bola Indonesia kini bukan hanya karena performa di lapangan, tetapi juga akibat perilaku sebagian suporter di media sosial.
Dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 24 Oktober 2025, Erick menjelaskan bahwa PSSI belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih mana pun hingga saat itu.
“Kami belum menjalin komunikasi dengan calon pelatih. Fokus kami saat ini adalah menjaga citra Indonesia di mata dunia sepak bola agar tidak dinilai negatif,” ujar Erick Thohir.
Erick juga menegaskan bahwa sejumlah insiden di media sosial selama Kualifikasi Piala Dunia 2026 berdampak pada pandangan publik internasional terhadap sepak bola Indonesia.
Komentar pedas yang ditujukan kepada pemain, pelatih, bahkan wasit, turut memengaruhi reputasi Indonesia di mata dunia.
Pelatih Asing Mulai Ragu?
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Lebih lanjut, Erick menyebut bahwa suasana panas di dunia maya membuat sejumlah pelatih asing mulai ragu untuk menerima tawaran melatih Timnas Indonesia.
Mereka khawatir akan menghadapi tekanan besar jika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
Kondisi ini menempatkan PSSI dalam situasi yang sulit.
Di satu sisi, mereka dituntut segera menemukan sosok yang bisa membawa Timnas Indonesia berprestasi lebih baik.
Namun di sisi lain, aspek kenyamanan dan ketenangan bagi calon pelatih juga harus menjadi pertimbangan utama.
VNExpress menilai bahwa tantangan terbesar PSSI saat ini bukan sekadar soal negosiasi atau mencari pelatih berpengalaman, tetapi bagaimana federasi bersama masyarakat Indonesia bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan suportif bagi siapa pun yang akan memimpin Timnas di masa depan.
Dengan sorotan yang datang dari luar negeri, tampaknya PSSI dan para suporter perlu merenung bersama: jika ingin Timnas Indonesia maju, mungkin yang harus dibenahi bukan hanya strategi di lapangan, tetapi juga sikap di luar lapangan. (tsy)