- Instagram @persija
Katanya Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Gabung Super League Demi Piala AFF 2026, PSSI: Ini Soal Uang
Dalam praktik global, transfer pemain memang menjadi ranah klub dan agen.
FIFA melalui regulasi transfer internasional juga menempatkan federasi hanya sebagai pihak administratif, bukan pengambil keputusan finansial atau kontraktual.
Arya menambahkan bahwa alasan utama pemain memilih klub adalah faktor pasar dan kesepakatan ekonomi.
Standar gaji serta proyek olahraga klub menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.
"Jadi itu mekanisme pasar saja dan mereka, kita kan tidak bisa, seperti yang saya katakan, kecuali PSSI menggaji mereka. Kan tidak ada gaji PSSI terhadap pemain. Jadi sudahlah, teori-teori konspirasi silakan, tapi tolong yang cerdas."
"Jangan tidak cerdas. Kalau tidak cerdas, nanti malu juga pengamatnya. Cari yang cerdas. Malu. Di mana logikanya gitu. Ya, jadi pengamat harus cerdas juga, jangan tidak cerdas. Kasihan nanti dihitung orang logikanya," imbuhnya.
Meski membantah adanya skenario khusus, fakta bahwa pemain diaspora tampil di liga lokal tetap memberi dampak positif.
Kompetisi domestik memungkinkan pelatih timnas memantau performa pemain secara langsung tanpa harus menunggu FIFA Matchday.
Dengan demikian, bergabungnya pemain naturalisasi ke klub Indonesia bukan berarti bagian dari agenda tersembunyi, melainkan hal yang wajar dalam pasar sepak bola profesional.
(tsy)