news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kayne van Oevelen.
Sumber :
  • Instagram - Kayne van Oevelen

Siapa Kayne van Oevelen? Kiper Jangkung Keturunan Surabaya yang Siap Tantang Maarten Paes dan Emil Audero di Timnas Indonesia

Kayne van Oevelen, kiper jangkung 199 cm keturunan Surabaya, mulai masuk radar Timnas Indonesia. Simak profil lengkapnya berikut ini!
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:33 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perbincangan soal pemain diaspora kembali menghangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia.

Kali ini, sorotan tertuju pada sosok penjaga gawang jangkung milik FC Volendam, Kayne van Oevelen.

Namanya mulai ramai dibahas karena peluang membela Timnas Indonesia dinilai terbuka berkat garis keturunan yang berkaitan dengan Surabaya, Jawa Timur.

Kemunculan kiper muda ini memantik spekulasi publik, terutama terkait potensi persaingan di posisi penjaga gawang yang saat ini sudah diisi nama-nama berpengalaman seperti Maarten Paes dan Emil Audero.

Dengan profil fisik dan perkembangan kariernya di Eropa, Van Oevelen dinilai bisa menjadi opsi jangka panjang bagi skuad Garuda.

Profil Singkat

Kiper Belanda keturunan Surabaya, Kayne van Oevelen, berpeluang bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @1kaynevanoevelen

Kayne van Oevelen lahir di Zaandam, Belanda, pada 7 Agustus 2003.

Ia dikenal sebagai kiper modern dengan postur menjulang setinggi 1,99 meter, angka yang membuatnya sangat dominan dalam duel udara serta memiliki jangkauan luas saat menutup ruang tembak lawan.

Ia memiliki hubungan genealogis dengan Indonesia melalui keluarga yang lahir di Surabaya pada masa lalu, sehingga membuka kemungkinan untuk memperkuat Timnas Indonesia sesuai regulasi FIFA mengenai kelayakan pemain berdasarkan garis keturunan.

Nama: Kayne Van Oevelen

Tempat lahir: Zaandam, Belanda

Tanggal lahir: 7 Agustus 2003

Tinggi badan: 1,99 m

Posisi: Kiper

Kaki dominan: Kanan

Klub: FC Volendam

Nilai pasar: sekitar Rp6 miliar

Menariknya, ia belum pernah membela tim nasional Belanda di level mana pun, sehingga secara administratif peluang perubahan asosiasi masih terbuka jika prosesnya ditempuh.

Van Oevelen bergabung dengan tim senior FC Volendam pada 2022 setelah sebelumnya berkembang di tim muda klub tersebut.

Ia sempat mendapat julukan “laatbloeier”, istilah di Belanda untuk pemain yang berkembang pesat setelah memasuki usia lebih matang.

Debutnya di level tertinggi datang pada musim 2023–2024 ketika tampil di Eredivisie.

Sejak itu, grafik performanya terus meningkat. Dalam beberapa musim terakhir ia mencatat statistik yang cukup solid:

- Total sekitar 30 penampilan dengan 10 clean sheet

- Musim 2024/2025: 29 laga dengan 10 nirbobol

- Musim 2025/2026: tampil reguler di Eredivisie dengan 16 penampilan

Ia juga berperan dalam membawa FC Volendam promosi kembali ke kasta tertinggi Liga Belanda, menunjukkan bahwa kepercayaan tim pelatih terhadapnya semakin besar.

Perkembangannya tidak luput dari perhatian media setempat.

"Kiper pertama musim ini dengan lebih dari 100 penyelamatan: Kayne van Oevelen," tulis media Belanda, vriendenloterijeredivisie.

Selain itu, performanya sempat membuatnya masuk sorotan sebagai pemain terbaik pekan di kompetisi level bawah dan bahkan dikabarkan menarik minat klub besar seperti PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam.

Selain postur fisik yang mencolok, kemampuan teknis Van Oevelen menjadi nilai jual utama.

Pelatih di klubnya menilai ia mengalami peningkatan dalam distribusi bola serta kepercayaan diri mengawal area udara.

Dengan kombinasi tersebut, ia dipandang sebagai investasi jangka panjang yang menarik di posisi penjaga gawang.

Dalam beberapa tahun terakhir, federasi sepak bola Indonesia aktif memantau pemain diaspora sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas skuad nasional.

Kehadiran pelatih John Herdman juga diiringi pendekatan pemantauan pemain baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Nama Van Oevelen pun masuk dalam radar spekulasi publik karena kualitas dan status internasionalnya yang masih fleksibel.

Jika benar dipantau, kehadirannya bisa menambah kedalaman skuad, terutama untuk jangka panjang.

Namun persaingan jelas tidak mudah. Posisi kiper Timnas Indonesia saat ini sudah dihuni pemain yang berkarier di level kompetitif Eropa.

Karena itu, potensi pemanggilan akan sangat bergantung pada konsistensi performa sang pemain di klub.

Dengan usia yang masih awal 20-an, jam terbang di liga Eropa, serta perkembangan performa yang stabil, Kayne van Oevelen menjadi salah satu nama diaspora yang patut diperhatikan.

Apakah ia akan benar-benar menjadi bagian dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia masih menjadi tanda tanya.

Namun satu hal yang jelas, profilnya menunjukkan bahwa opsi di bawah mistar Garuda bisa semakin beragam di masa depan.

Jika performanya terus meningkat, bukan tidak mungkin rumor tentang dirinya akan berubah dari sekadar spekulasi menjadi langkah nyata.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral