news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain yang gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia, Ilias Alhaft.
Sumber :
  • AFC

Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Ilias Alhaft kembali mencuri perhatian usai tampil impresif di Asia. Simak 6 keuntungan jika winger berdarah Solo ini dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Jumat, 13 Februari 2026 - 23:06 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama pemain keturunan kembali menjadi perbincangan dalam dinamika pembangunan skuad Timnas Indonesia.

Kali ini sorotan mengarah pada winger berdarah Indonesia–Maroko, Ilias Alhaft, yang menunjukkan performa menjanjikan bersama klub Thai League, Bangkok United.

Pemain berusia 26 tahun tersebut tampil impresif saat membantu timnya menaklukkan Macarthur FC dengan skor 2-0 pada leg pertama kompetisi Asia. 

Ia menyumbang gol pada menit ke-37 sebelum digantikan pada babak kedua.

Kontribusi itu membuat catatan golnya bertambah menjadi tiga dari enam laga di kompetisi Asia, sekaligus mengoleksi enam gol dan dua assist dari total 25 penampilan musim ini.

Penampilan konsisten tersebut kembali membuka diskusi soal peluang naturalisasi.

Pemain asal Belanda berdarah keturunan Solo bisa jadi target main di Timnas Indonesia, Ilias Alhaft
Sumber :
  • Instagram/@iliasalhaft

Terlebih, pergantian kepemimpinan di bangku pelatih Timnas Indonesia membuat pemantauan pemain diaspora kembali diperluas, termasuk mereka yang sebelumnya belum mendapat kesempatan.

Nama Ilias sebenarnya bukan hal baru dalam pembahasan calon pemain naturalisasi.

Pada 2024 lalu, pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan sempat mengungkapkan bahwa sang pemain sudah diajukan ke federasi.

"Pak Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, sudah mendapatkan nama Ilias Alhaft dan saya coba memberikan nama Ilias Alhaft ini ke beliau," ujar Bung Ropan pada kanal YouTube pribadinya.

"Dan beliau sudah teruskan ke Shin Tae-yong untuk dilihat, dipertimbangkan sudah ada di tangan Shin Tae-yong semua tergantung STY," tambah Bung Ropan.

Ilias memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan nenek yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.

Faktor ini membuka peluang administratif untuk proses naturalisasi. Bahkan ia pernah terlihat mengibarkan bendera Indonesia saat merayakan keberhasilan bersama Sparta Rotterdam,  gestur yang sempat memicu spekulasi kuat mengenai kedekatannya dengan Tanah Air.

Kini, dengan pendekatan baru dalam pemantauan pemain di era kepelatihan yang berbeda, peluang itu kembali mencuat.

Enam Keuntungan Jika Bergabung ke Timnas Indonesia

1. Multifungsi di Banyak Posisi

Ilias dikenal sebagai pemain serba bisa. Posisi utamanya adalah sayap kanan, tetapi ia juga dapat dimainkan di sayap kiri, gelandang serang, hingga penyerang tengah.

Fleksibilitas seperti ini sangat berharga dalam sepak bola modern yang menuntut adaptasi taktik tinggi.

2. Rekam Jejak Kompetisi Eropa

Kariernya ditempa di sistem sepak bola Belanda, termasuk bersama Sparta Rotterdam dan Almere City. 

Ia juga sempat merasakan pengalaman di Liga Armenia. Jam terbang lintas liga memberi nilai tambah dalam hal pengalaman dan mental bertanding.

3. Pengalaman Internasional Usia Muda

Ilias pernah memperkuat tim kelompok usia Belanda, termasuk mencatat sejumlah penampilan di level U-20. Pengalaman tersebut menunjukkan kualitas pembinaan teknis yang dimilikinya sejak dini.

4. Kaki Kidal yang Tajam

Kemampuan kaki kiri menjadi senjata utamanya. Beberapa gol penting di kompetisi sebelumnya lahir dari kaki dominan tersebut, termasuk kontribusi kemenangan di liga Armenia.

5. Skill Individu dan Umpan Kreatif

Ia dikenal memiliki kemampuan dribel satu lawan satu yang efektif serta umpan terobosan akurat. 

Kualitas ini bisa menambah variasi kreativitas lini serang tim nasional, terutama dalam membuka ruang pertahanan lawan.

6. Pengalaman Kompetisi Asia

Bermain di Thai League dan kompetisi antarklub Asia memberinya adaptasi terhadap gaya permainan kawasan.

Hal ini dapat mempermudah integrasi jika harus menghadapi lawan regional di level tim nasional.

Profil Singkat

Nama: Ilias Alhaft

Lahir: Rotterdam, Belanda, 23 Februari 1997

Kewarganegaraan: Belanda–Maroko

Posisi: Winger kanan

Kaki dominan: Kiri

Klub: Bangkok United

Statistik kariernya mencakup ratusan penampilan di berbagai klub Eropa dan Asia, termasuk kontribusi gol serta assist yang stabil dalam beberapa musim terakhir.

Meski peluang terbuka, proses naturalisasi bukan perkara instan. Federasi biasanya harus melalui verifikasi dokumen, administrasi kewarganegaraan, hingga persetujuan badan sepak bola internasional sebelum seorang pemain bisa resmi membela tim nasional.

Namun dari sisi kualitas teknis, fleksibilitas posisi, dan pengalaman lintas kompetisi, profil Ilias memberikan gambaran opsi menarik untuk memperkaya kedalaman skuad.

Apakah ia akan benar-benar masuk rencana jangka panjang tim nasional masih menjadi tanda tanya, tetapi performanya saat ini jelas membuat namanya kembali relevan dalam perbincangan.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral