- Cremonese Official
Kemungkinan Pindah Emil Audero ke Juventus Justru Jadi Kabar Buruk Bagi John Herdman dan Timnas Indonesia, Kok Bisa?
Jakarta, tvOnenews.com - Kemungkinan Emil Audero hijrah dari Cremonese ke Juventus justru bisa menjadi kabar buruk bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Kok bisa? Begini penjelasannya.
Muncul sebuah laporan bahwa Juventus memasukkan Emil Audero dalam daftar target utama untuk bursa transfer musim panas mendatang. Rumor ini bahkan sudah dikonfirmasi oleh media ternama asal Italia.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebut manajemen Bianconeri mulai bergerak mencari penjaga gawang baru untuk memperkuat tim. Langkah tersebut diambil menyusul performa Michele Di Gregorio yang dinilai menurun dalam sejumlah pertandingan penting.
Penurunan performa itu bahkan diwarnai beberapa kesalahan fatal yang berdampak langsung pada hasil laga Juventus. Situasi tersebut membuat klub raksasa Serie A itu mempertimbangkan opsi alternatif demi menjaga stabilitas lini pertahanan.
Saat ini, Juventus masih memiliki Mattia Perin dan Carlo Pinsoglio sebagai pelapis di sektor penjaga gawang. Namun, Perin disebut berpotensi hengkang pada akhir musim, sementara Pinsoglio yang akan menginjak usia 36 tahun dikabarkan segera pensiun.
- Cremonese Official
Dalam laporan yang sama, Juventus juga memantau beberapa nama lain untuk posisi tersebut. Ivan Provedel, Lorenzo Montipo, Wladimiro Falcone, Federico Ravaglia, hingga Christos Mandas disebut masuk radar klub.
Meski begitu, peluang Emil Audero disebut paling besar dibanding kandidat lain. Hal ini tidak terlepas dari penampilan konsistennya sepanjang Liga Italia musim 2025–2026 yang membuatnya masuk jajaran kiper terbaik.
Selain faktor performa, statusnya sebagai lulusan akademi Juventus juga menjadi nilai tambah. Audero pernah menjadi bagian dari skuad utama, meski belum mendapat kesempatan sebagai kiper inti.
Namun, kepindahan Emil Audero bisa menjadi kabar buruk bagi John Herdman dan Timnas Indonesia. Pasalnya, kiper berusia 29 tahun ini berpotensi hanya akan menjadi penghangat bangku cadangan.
Sejak promosi dari Juventus U-19 ke tim senior pada 2014 hingga 2017, ia hanya tampil sebanyak satu pertandingan. Sisanya, ia tidak masuk ke skuad atau hanya berada di bangku cadangan.
- Instagram @emil_audero
Jauh berbeda ketika Emil Audero pindah ke tim-tim yang lebih kecil. Misalnya saat bermain untuk Sampdoria, ia tampil dalam 169 pertandingan dengan catatan 38 nirbobol.
Pada musim ini, Emil Audero pun kembali menunjukkan kualitasnya di Cremonese. Ia tampil sebanyak 23 pertandingan dengan catatan delapan nirbobol dan 29 kali kebobolan.
Jika bergabung dengan Juventus, bukan tidak mungkin menit bermain yang didapat akan menyusut. Hal ini pun akan berpengaruh terhadap performanya ketika bermain untuk Timnas Indonesia.
Kekhawatiran yang sama dirasakan fans Timnas Indonesia. Mereka menilai kepindahan ke Juventus berisiko mengurangi menit bermain dan berdampak pada performanya bersama tim nasional.
"Juve ini kalau soal kiper ketat banget. Bisa-bisa jadi cadangan mati. Mending banyakin menit bermain aja, Juve ambil Onana aja...," tulis akun X @mario_an19.
"Kalau jadi kiper kedua, mending jangan deh. Lebih baik di tim biasa saja tapi main full time terus," tulis akun X @sebsvett.
"Kalau balik ke Juve buat jadi backup GK, buat apa? Mending klub kecil Serie A yang penting main reguler," tulis akun X @meitanama. (fan)