- Sassuolo
Jay Idzes Pamer Fanatisme Suporter Timnas Indonesia di Hadapan Serie A: Mereka di Mana-mana
tvOnenews.com – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan betapa luar biasanya dukungan yang ia rasakan setiap kali mengenakan seragam Merah Putih.
Dalam wawancara bersama kanal resmi Serie A, bek berusia 25 tahun itu menyebut fanatisme suporter Indonesia sebagai energi tambahan yang tak ternilai.
Idzes, yang kini berkarier di Italia bersama US Sassuolo, mengatakan bahwa dukungan untuk Timnas Indonesia tidak hanya terasa di dalam negeri.
Ia menyadari betul bahwa basis suporter Garuda tersebar di berbagai belahan dunia dan sangat aktif di media sosial.
“Semua orang tahu betapa besar dukungan dari Indonesia. Mereka ada di mana-mana, di seluruh dunia dan di semua platform media sosial,” ujar Idzes dalam wawancara yang diunggah pada Jumat (27/2).
- REUTERS/Stringer
Alih-alih merasa terbebani dengan ekspektasi besar publik, Idzes justru melihatnya sebagai bahan bakar tambahan.
Menurutnya, dukungan yang masif itu bukan hanya untuk dirinya pribadi, melainkan dirasakan seluruh skuad Garuda.
“Saya tidak melihatnya sebagai beban di pundak. Justru itu memberi saya dorongan ekstra,” katanya.
Pernyataan itu menggambarkan bagaimana atmosfer suporter Indonesia mampu menjadi motivasi utama.
Idzes mengaku selalu mendapatkan energi lebih saat menyadari jutaan pasang mata mendukung perjuangannya di lapangan.
Dukungan luar biasa suporter Indonesia memang bukan hal baru. Stadion Gelora Bung Karno kerap dipenuhi puluhan ribu penonton setiap kali Timnas berlaga.
Bahkan, laga kandang Indonesia sering disebut sebagai salah satu yang paling “panas” di Asia Tenggara karena tekanan dari tribun penonton.
Tak hanya tim senior, dukungan serupa juga mengalir untuk kelompok usia. Fenomena ini membuat Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan basis suporter paling fanatik di kawasan Asia.
Dalam beberapa tahun terakhir, antusiasme itu semakin meningkat seiring performa Timnas Indonesia yang terus menanjak di berbagai ajang internasional.
Kombinasi pemain diaspora dan talenta lokal muda memberi harapan baru bagi sepak bola nasional.
Bagi Idzes, mengenakan lambang Garuda di dada adalah kebanggaan tersendiri. Ia merasa tidak pernah berjuang sendirian.
- Instagram/jayidzes
“Saya mendapatkan banyak energi ketika tahu saya bermain untuk begitu banyak orang yang mendukung kami. Itu pengalaman luar biasa,” tuturnya.
Kapten Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa dukungan di saat sulit justru menjadi alasan skuad Garuda terus berusaha tampil maksimal.
Dalam momen tertekan sekalipun, sorakan dan doa suporter menjadi pengingat bahwa mereka membawa harapan jutaan rakyat.
Dengan karier yang terus berkembang di Serie A, Jay Idzes kini menjadi salah satu pemain Indonesia yang mengharumkan nama Tanah Air di Eropa.
(tsy)