- Kolase tvOnenews.com | : canadasoccer.com - X @timnasindonesia
John Herdman Tak Perlu Panik, Pandit Ini Bilang Kalau Timnas Indonesia akan Tetap Solid di FIFA Series 2026
tvOnenews.com - Fajar baru sepak bola Indonesia segera menyingsing. Di bawah komando dingin arsitek asal Inggris, John Herdman, Timnas Indonesia bersiap menghentak panggung internasional.
Ujian perdana bagi mantan nakhoda Timnas Kanada ini akan tersaji dalam turnamen FIFA Series 2026 pada akhir Maret mendatang.
Ini bukan sekadar laga persahabatan biasa. Duel kontra Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB nanti adalah panggung pembuktian filosofi "modern football" yang dibawa Herdman ke tanah air.
Publik sepak bola nasional pun tengah menahan napas, menanti wajah baru Skuad Garuda di kancah dunia.
- PSSI
Namun, jalan Herdman menuju debut manis tidaklah mulus. Ia langsung dihantam teka-teki taktis yang rumit akibat absennya empat pilar utama yang berkarier di luar negeri (abroad).
Dua "nyawa" permainan di Timnas Indonesia, Shayne Pattynama dan Thom Haye, dipastikan hanya menjadi penonton akibat sanksi disiplin FIFA sebanyak empat laga menyusul insiden di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelumnya.
Seolah belum cukup, badai cedera juga merenggut kekuatan lini tengah dan pertahanan, Marselino Ferdinan serta Asnawi Mangkualam dilaporkan masih dalam tahap pemulihan intensif.
- Instagram Asnawi Mangkualam
Meski kehilangan empat elemen vital, pengamat sepak bola senior, Bung Ropan, tetap menyuarakan nada optimisme yang tinggi.
Melalui analisis tajam di kanal YouTube-nya, ia menilai kedalaman Skuad Garuda saat ini sudah jauh lebih mumpuni untuk menambal lubang yang ditinggalkan.
"Jadi empat pemain ini dicoret dan tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia. Namun, tidak akan mengurangi kekuatan bagi timnas kita," ujar Bung Ropan, dikutip dari kanal YouTube miliknya pada Kamis (19/2/2026).
Bung Ropan menyoroti betapa melimpahnya opsi di sektor bek sayap. Absennya Asnawi di sisi kanan bisa ditutup dengan tenang oleh nama-nama mentereng, seperti Kevin Diks, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, hingga Yakob Sayuri. Sementara itu, sektor kiri yang ditinggalkan Shayne dinilai jauh dari kata krisis.