- PSSI
Timnas Indonesia 'Pincang', Media Vietnam Soroti Badai yang Menghantam Debut John Herdman di FIFA Series 2026
tvOnenews.com - Belum juga peluit pertama dibunyikan, era baru Timnas Indonesia di bawah komando pelatih kelas dunia, John Herdman, langsung dihantam ujian yang menyesakkan dada.
Menjelang perhelatan FIFA Series 2026, Skuad Garuda dikabarkan "rontok" setelah tujuh pemain bintangnya dipastikan absen.
Kondisi pincang ini tidak hanya membuat publik tanah air cemas, tetapi juga memancing reaksi tajam dari rival regional, media Vietnam.
- Kolase tvOnenews.com | canadasoccer.com - Instagram @thomhaye
Salah satu media kenamaan Vietnam, Soha, memberikan ulasan mengenai krisis yang menimpa Timnas Indonesia jelang turnamen FIFA Series 2026.
Bukannya melihat kekuatan menakutkan dari proses naturalisasi yang masif, mereka justru menyoroti rapuhnya komposisi pemain akibat kombinasi cedera parah dan hukuman skorsing.
Kerugian besar di mata sang rival
- Persija
Soha menilai absennya pilar-pilar utama ini sebagai sebuah sabotase terhadap rencana besar yang telah disusun rapi oleh Herdman.
Dalam laporannya, mereka menuliskan betapa krusialnya pemain-pemain yang harus menepi tersebut.
"Menurut informasi terbaru, setidaknya tujuh bintang tim nasional Indonesia berisiko absen di FIFA Series karena cedera dan skorsing."
"Di antara mereka, tiga pemain sudah menjalani operasi. Mereka sebagian besar adalah pemain kunci tim nasional Indonesia dalam beberapa waktu terakhir," tulis Soha.vn dalam laporannya, dikutip Kamis (5/3/2026).
Daftar absennya pun bukan kaleng-kaleng. Nama-nama jenderal lapangan hijau, seperti Thom Haye, Shayne Pattynama, Mees Hilgers, Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, hingga striker anyar Mauro Zijlstra dilaporkan harus menepi. Kehilangan mereka ibarat mencabut jantung permainan tepat sebelum panggung besar dimulai.
Ujian nyali di SUGBK
- instagram Ole Romeny
Media Vietnam tersebut secara gamblang menyebut situasi ini sebagai kejutan yang tidak menyenangkan bagi debut John Herdman.
Sebagai nahkoda anyar, Herdman kini dipaksa memutar otak lebih keras untuk menambal lubang yang ditinggalkan para bintangnya.