- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series
Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan tampil pada turnamen FIFA Series yang berlangsung pada akhir Maret. Turnamen ini menjadi salah satu agenda penting bagi skuad Garuda untuk menguji kekuatan tim.
Dalam ajang tersebut, Timnas Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis pada pertandingan pertama yang digelar pada 27 Maret. Laga itu akan menjadi penentu langkah awal Garuda di turnamen tersebut.
Jika berhasil meraih kemenangan, Timnas Indonesia akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret.
Selain persoalan perjalanan pemain diaspora, PSSI juga menghadapi tantangan lain terkait waktu persiapan tim nasional. Jadwal yang berdekatan dengan perayaan Lebaran membuat masa persiapan tim berpotensi menjadi sangat singkat.
Arya menjelaskan bahwa sebagian besar pemain baru dapat bergabung setelah kompetisi domestik berakhir. Namun di sisi lain, para pemain juga biasanya ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
"Sekarang tanggal pertengahan akhir Liga (Super) sudah berhenti, harusnya sudah bisa sebagian besar datang, mungkin. Tapi, mepet juga dengan Lebaran," ucap Arya.
"Pasti pemain kita juga ingin pulang Lebaran. Ini waktu yang singkat bagi pelatih untuk mengumpulkan mereka," sambungnya.
Sementara itu, pelatih tim nasional Indonesia John Herdman masih mempertimbangkan waktu terbaik untuk memulai pemusatan latihan. Keputusan tersebut juga harus menyesuaikan dengan jadwal para pemain serta momentum Lebaran.
"Dia (John Herdman) juga melihat Lebaran. Nanti kita lihat bagaimana. Pasti ada langkah-langkah," pungkas Arya.
(igp)