- ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Lupakan Kegagalan di Piala AFF, Bung Ropan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Hadapi 'Grup Neraka' di Piala Asia 2026
tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia U-17 menembus semifinal Piala AFF U-17 2026 menjadi sinyal peringatan serius jelang tampil di Piala Asia U-17 2026.
Turnamen yang akan digelar di Arab Saudi pada 5–22 Mei tersebut kini menjadi fokus utama Garuda Muda.
Hasil di level Asia Tenggara menunjukkan bahwa pekerjaan rumah tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto masih menumpuk.
Jika ingin bersaing dan menjaga peluang lolos dari fase grup, pembenahan menyeluruh dinilai wajib dilakukan dalam waktu singkat.
Indonesia sebenarnya memulai turnamen dengan meyakinkan. Kemenangan telak 4-0 atas Timor Leste U-17 sempat memberi harapan besar.
Namun, konsistensi menjadi masalah. Kekalahan tipis 0-1 dari Malaysia U-17 mengganggu momentum, sebelum akhirnya ditahan imbang 0-0 oleh Vietnam U-17 di laga penentuan Grup A.
- ANTARA/Umarul Faruq
Hasil imbang tanpa gol tersebut menjadi penentu kegagalan Indonesia melaju ke semifinal, bahkan saat bermain di kandang sendiri, Stadion Delta Sidoarjo.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, menilai peluang Indonesia sebenarnya masih terbuka jika mampu meraih kemenangan atas Vietnam.
“Timnas U-17 kita gagal melanjutkan perjalanan menuju semifinal atau paling tidak menjadi runner-up terbaik dari Grup A. Kegagalan itu terjadi karena kita hanya bermain imbang 0-0,”
“Padahal kalau menang 1-0 saja masih ada hitung-hitungan yang bisa membuat kita lolos, karena ada klasemen mini tanpa menghitung hasil lawan Timor Leste,” kata Bung Ropan dikutip dari kanal YouTube miliknya.
Menurutnya, skenario tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Garuda Muda.
“Tapi ternyata kita tidak bisa menang. Kalau bisa menang, Vietnam tetap di atas. Tapi kita punya peluang lolos. Kenyataannya seperti itu, dan justru runner-up terbaik diambil Malaysia.”
Ropan juga menyoroti langkah Kurniawan yang melakukan enam perubahan pemain saat melawan Vietnam. Meski ada usaha perbaikan, hasilnya belum maksimal.
“Kalau melihat pertandingan kemarin melawan Vietnam, Kurniawan mencoba merombak timnya dengan enam perubahan. Memang tidak mengecewakan. Tapi setidaknya memang banyak PR.”