- instagram albrtoo_10
Bung Ropan Mulai Curiga di Balik Aksi Brutal Fadly Alberto, Minta PSSI Bertindak Tegas pada Semua Pemain Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali terseret dalam sorotan tajam setelah insiden panas yang melibatkan Fadly Alberto di ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20.
Aksi berbahaya tersebut tak hanya memicu kecaman publik, tetapi juga menimbulkan kecurigaan dari pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangamean atau Bung Ropan.
Peristiwa itu terjadi dalam laga Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, pada 19 April 2026.
- dok.kolase tvOnenews.com/Instagram @albrtoo_10/@smgfootball
Setelah pertandingan usai, situasi memanas hingga berujung bentrokan antar pemain dan staf di lapangan.
Momen paling disorot adalah ketika Fadly Alberto terlihat melayangkan tendangan keras ke arah punggung atas pemain Dewa United, Rakha Nurkholis.
Tendangan tersebut nyaris mengenai kepala dan membuat korban langsung terjatuh.
Video kejadian itu pun viral di media sosial dan memancing reaksi keras dari berbagai pihak. Namun, Bung Ropan menilai ada hal yang janggal dari insiden tersebut.
- Instagram @smgfootball
Ia mengaku mulai curiga bahwa kejadian ini tidak sekadar dipicu emosi sesaat.
Apalagi, sempat muncul dugaan adanya provokasi, termasuk isu rasisme yang disebut oleh pihak Bhayangkara FC.
"Terlepas ada juga omongan-omongan mungkin rasisme, tetapi tetap tidak bisa Fadly melakukan tindakan yang keras terhadap pemain Dewa U-20. Sehingga, konsekuensinya itu ke persiapan Timnas U-20 nantinya di Piala AFF, sudah pasti Fadly itu tidak bisa bermain dan dicoret, konfirmasi sudah ada," lanjut Bung Ropan.
Meski demikian, ia tetap menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
"Meskipun sang pemain misalnya Fadly sudah meminta maaf, tetapi tetap apa yang dilakukan tidak bisa ditolerir," tegasnya.
- dok.kolase tvonenews.com/Instagram Fadly Alberto