- ANTARA/Rizal Hanafi
Diremehkan Media China, Begini Respons Kurniawan Dwi Yulianto Pelatih Timnas Indonesia U-17
Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto tidak ambil pusing dengan komentar miring dari sejumlah pihak, termasuk media China, yang meremehkan kemampuan skuad Garuda Muda jelang perhelatan Piala Asia U-17 AFC 2026.
Alih-alih sakit hati, Kurniawan justru menjadikan anggapan tersebut sebagai bahan bakar motivasi bagi anak asuhnya untuk tampil lebih trengginas di atas lapangan hijau.
Ia menegaskan bahwa dalam dunia sepak bola, segala kemungkinan bisa terjadi, dan kerja keras adalah kunci untuk membungkam keraguan.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Kurniawan menyampaikan sikap tegasnya tersebut sesaat sebelum keberangkatan tim ke Arab Saudi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (25/4/2026).
“Memang saya dengar ada yang meremehkan, termasuk dari media China. Justru menjadi motivasi bagi pemain untuk berbuat lebih maksimal. Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi,” tegas Kurniawan kepada awak media.
Menyadari kegagalan melangkah ke semifinal pada turnamen sebelumnya, tim pelatih telah melakukan evaluasi total.
Kurniawan memastikan bahwa kekurangan-kekurangan yang ada telah diperbaiki dengan menyiapkan strategi baru yang lebih adaptif sesuai dengan karakter lawan yang akan dihadapi di Piala Asia.
“Kami sudah melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, dan menyiapkan game plan. Lawannya berbeda, jadi kami juga melakukan analisis agar persiapan lebih matang,” tambahnya.
Demi memaksimalkan performa, skuad Garuda Muda memutuskan untuk berangkat lebih awal ke Arab Saudi. Langkah ini krusial agar para pemain dapat beradaptasi dengan kondisi cuaca di lokasi turnamen.
Tak hanya itu, ujian sesungguhnya akan langsung tersaji dalam laga uji coba. Kurniawan menjadwalkan pertandingan persahabatan melawan Arab Saudi U-17 pada 28 April 2026 sebagai pemanasan sebelum memulai turnamen sesungguhnya.
- Timnas Indonesia
Dalam seleksi akhir ini, Kurniawan menetapkan 23 pemain terbaik yang akan dibawa, sesuai dengan regulasi turnamen.
Keputusan sulit pun diambil dengan memulangkan sejumlah pemain, termasuk salah satu pilar andalan, Mierza Firjatullah.
Mierza dipastikan absen membela Garuda Muda kali ini karena cedera hamstring yang membutuhkan masa pemulihan intensif selama empat hingga enam minggu.
Kendati kehilangan salah satu motor serangan, Kurniawan tetap menaruh kepercayaan penuh pada pemain yang terpilih.
“Saya percaya dengan kerja keras para pemain. Semoga mereka bisa tampil maksimal dan mencapai performa terbaik di Piala Asia nanti,” ujar pelatih yang akrab disapa Si Kurus ini.
Dengan motivasi yang berkobar dan persiapan taktis yang lebih matang, Timnas Indonesia U-17 diharapkan mampu tampil mengejutkan dan membuktikan bahwa Garuda Muda bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata di panggung Asia.