Sopir Mobil Berplat Merah Aniaya Jukir, Ini Kronologinya
Bone, tvOnenews.com - Seorang juru parkir menjadi korban dugaan penganiayaan oleh pengemudi mobil berpelat merah di depan salah satu pusat perbelanjaan di Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (8/6/2026).
Peristiwa tersebut bermula ketika korban sedang menjalankan tugasnya mengatur arus kendaraan yang keluar masuk area pertokoan.
Saat itu, seorang pengemudi mobil berpelat merah datang dan hendak memarkirkan kendaraannya di depan toko.
Menurut keterangan korban, lokasi parkir yang dipilih pengemudi berada di dekat jalur putar balik kendaraan atau U-turn yang kerap menimbulkan kemacetan.
Korban berulang kali meminta pengemudi untuk sedikit memundurkan dan menepikan kendaraannya agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Namun, arahan tersebut diduga membuat pengemudi tersinggung. Setelah beberapa kali diberi petunjuk mengenai posisi parkir yang aman, pengemudi disebut turun dari kendaraan dan terlibat adu mulut dengan korban.
Cekcok yang terjadi kemudian berujung pada aksi kekerasan. Korban mengaku menerima sejumlah pukulan di bagian wajah dan tendangan dari pelaku.
Aksi tersebut sempat menjadi perhatian warga dan pengunjung toko yang berada di sekitar lokasi. Beruntung, keributan berhasil dilerai sebelum situasi semakin memanas.
Korban kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Laporan tersebut kini tengah ditindaklanjuti aparat kepolisian.
Hingga saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kronologi lengkap serta memastikan unsur pidana dalam kasus tersebut.
Korban mengaku tidak mengenal identitas pelaku. Namun, ia memastikan kendaraan yang digunakan merupakan mobil berpelat dinas berwarna merah.
Polres Bone belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pengemudi maupun status hukum perkara tersebut. Penyelidikan masih terus berlangsung.