- Kitagaruda.id
John Herdman Disentil Pelatih Brasil setelah Abaikan Salah Satu Bek Terbaik di Super League untuk TC Timnas Indonesia: Bukan Omong Kosong!
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, disentil juru taktik asal Brasil setelah mengumumkan daftar 23 pemain untuk pemusatan latihan Piala AFF 2026.
Pasalnya, John Herdman secara mengejutkan tidak memanggil bek muda Borneo FC yang saat ini sedang bersinar, Komang Teguh, ke Timnas Indonesia.
Pada musim ini, Komang Teguh tengah menjalani musim terbaiknya dengan mencatatkan 28 penampilan dan berhasil mencetak empat gol untuk Borneo FC.
Eks Timnas Indonesia U-23 ini juga sukses membawa Borneo FC untuk sementara berada di puncak klasemen Super League dengan perolehan 69 poin, unggul tiga poin dari Persib Bandung.
- Instagram @komangteguh4
Meski telah tampil impresif, bek berusia 24 tahun itu justru tidak dilirik oleh John Herdman. Ia lebih memilih Muhammad Ferarri yang bahkan tidak bermain dalam tiga bulan terakhir.
Kritik pun meluncur deras terhadap pelatih asal Inggris tersebut setelah Komang Teguh tidak masuk daftar pemain yang akan mengikuti TC Piala AFF 2026 pada Mei mendatang.
Kritik keras pun datang dari pelatih Komang Teguh di Borneo FC, Fabio Lefundes. Pelatih asal Brasil ini bahkan meminta nomor handphone John Herdman agar memanggil pemainnya tersebut.
“Saya minta nomor telepon head coach (John Herdman), mungkin dia salah nomor sehingga tidak memanggil Komang,” ujar Fabio Lefundes pada Kamis (29/4/2026).
Fabio Lefundes menyatakan bahwa Komang Teguh merupakan salah satu bek dengan statistik terbaik pada musim ini. Oleh karena itu, ia merasa heran John Herdman sama sekali tidak meliriknya.
“Bukan omong kosong, statistik menunjukkan dia salah satu stopper tersubur di kompetisi. Menurut saya, di liga saat ini tidak ada satu pun pemain belakang lokal yang punya kemampuan seperti Komang. Bagi saya, dia sangat layak, dia bekerja sangat keras dan bagus,” ucapnya.
Sementara itu, pemusatan latihan ini akan berlangsung di Jakarta pada 26 hingga 30 Mei 2026.
Selama lima hari, para pemain akan menjalani sesi latihan intensif serta pertandingan internal sebagai bagian dari proses evaluasi tim pelatih.