news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Sumber :
  • Kita Garuda

6 Pemain Seleksi Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman dari Skuad Final Piala AFF 2026, Eks Abroad Eropa Ini Bisa Tersingkir

Enam pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad Timnas Indonesia untuk ajang Piala AFF 2026. Beberapa nama jadi sorotan dalam seleksi ketat TC Jakarta.
Kamis, 30 April 2026 - 17:27 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak enam pemain ini diprediksi akan dicoret John Herdman dari skuad final Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Siapa saja pemain yang akan dicoret pelatih asal Inggris itu? berikut prediksinya.

Pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia yang dijadwalkan berlangsung 26 hingga 30 Mei 2026 di Jakarta bukan sekadar rutinitas biasa. TC ini adalah arena seleksi hidup-mati yang menentukan siapa yang berhak mengenakan seragam Merah Putih di Piala AFF 2026.

"Ini adalah momen penting bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas mereka dan mengamankan tempat di skuad Hyundai Cup," kata Herdman seperti dikutip dari laman resmi PSSI.

Dari 23 pemain yang dipanggil, nantinya hanya akan tersisa skuad final yang benar-benar layak bersaing di turnamen Asia Tenggara tersebut. Nantinya, para pemain ini akan digabungkan dengan nama-nama yang selama ini reguler di skuad Garuda.

1. Alfahrezzi Buffon – Borneo FC

Buffon menjadi penentu kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Thailand di Semifinal Piala AFF U-23 2025.
Sumber :
  • ANTARA

Nama Alfahrezzi Buffon memang sedang naik daun di level domestik. Bek kelahiran Jakarta, 28 April 2006 ini bahkan sempat dipuji pelatih Borneo FC atas penampilannya sepanjang musim Super League 2025/2026. Namun di level timnas senior, Alfahrezzi masih benar-benar nol pengalaman.

Persaingan di lini belakang sangat padat, dengan nama-nama seperti Fajar Fathurrahman, Wahyu Prasetyo, hingga Shayne Pattynama yang sudah punya rekam jejak lebih kuat di timnas. Butuh penampilan yang benar-benar luar biasa selama lima hari TC agar Herdman mau mempertahankan pemain berusia 20 tahun ini dalam daftar final.

2. Brian Fatari – Dewa United FC

Braif Fatari (baju merah) dapat pujian dari pelatih baru Persija, Thomas Doll.
Sumber :
  • antarafoto

Brian Fatari adalah salah satu dari empat pemain yang datang membawa nama Dewa United ke TC Jakarta. Panggilan ini merupakan debut pertamanya di level timnas senior, sebuah pencapaian yang luar biasa bagi bek muda tersebut.

Namun justru di situlah tantangannya karena tanpa pengalaman internasional senior sebelumnya, Brian harus bersaing ketat melawan pemain-pemain yang sudah jauh lebih matang di level Garuda. Jika dalam internal game ia tidak mampu menunjukkan kualitas di atas rata-rata, besar kemungkinan namanya yang pertama kali dicoret dari jajaran bek.

3. Muhammad Ferarri – Bhayangkara FC

Pemain Timnas Indonesia U-23, Muhammad Ferarri
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

Muhammad Ferarri sebenarnya bukan wajah baru di timnas. Namun catatan seleksi Herdman sebelumnya justru kurang menguntungkan baginya. Saat FIFA Series 2026 digelar pada Maret lalu, Ferarri termasuk dalam daftar pemain yang dicoret dari skuad final oleh sang pelatih asal Kanada itu.

Dipanggil kembali ke TC Mei ini memang menjadi sinyal bahwa Herdman masih ingin melihat perkembangan Ferarri. Tapi tanpa peningkatan performa yang signifikan dibanding evaluasi sebelumnya, Ferarri berisiko mengulang nasib yang sama.

4. Wahyu Prasetyo – Dewa United

Bek Timnas Indonesia, Wahyu Prasetyo
Sumber :
  • Media Malut United

Wahyu Prasetyo adalah salah satu penggawa Dewa United yang mendapatkan kepercayaan Herdman untuk bergabung ke Jakarta. Bek yang selama ini tampil cukup stabil di kompetisi domestik ini punya kesempatan nyata untuk merebut tempat.

Namun, persaingan di pos bek tengah dan bek kanan sangat tidak ramah. Dengan kuota terbatas dan banyaknya pilihan serupa yang tersedia, Wahyu harus tampil impresif jauh di atas ekspektasi agar Herdman benar-benar yakin membawanya ke turnamen. Performa biasa-biasa saja hampir pasti tidak cukup.

5. Witan Sulaeman – Persija Jakarta

Witan Sulaeman membela Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram/@witansulaiman_

Ini adalah nama yang paling mengejutkan masuk kategori rawan. Witan Sulaeman adalah pemain berpengalaman dengan puluhan caps bersama Timnas Indonesia dan pernah merumput di Eropa. Namun justru pengalaman panjang itu kini menjadi pisau bermata dua karena Herdman dikenal lebih tertarik pada pemain yang segar dan lapar, bukan sekadar nama besar.

Dalam seleksi FIFA Series 2026 lalu, Witan justru tidak masuk skuad final yang dipilih Herdman. Fakta ini cukup berbicara banyak. Jika dalam TC Mei ini Witan tidak mampu membuktikan bahwa dirinya masih relevan secara taktis dengan sistem permainan Herdman, maka coretan merah bisa kembali menimpa namanya.

6. Rizky Eka Pratama – PSM Makassar

Rizky eka membawa bendera Palestina saat melakukan selebrasi di stadion Gelora BJ Habibie, Jumat (20/10/2023)
Sumber :
  • Rusli Djafaar

Winger PSM Makassar ini adalah salah satu pemain debutan yang mendapat panggilan perdana ke timnas senior. Rizky Eka Pratama memang tampil cukup konsisten bersama Juku Eja sepanjang musim, dengan kontribusi gol dan assist yang stabil di Super League.

Namun sebagai pemain yang sama sekali belum memiliki pengalaman di level senior Garuda, Rizky harus bersaing melawan nama-nama yang sudah jauh lebih teruji seperti Saddil Ramdani di posisi sayap. Satu kesalahan atau penampilan yang kurang meyakinkan di internal game bisa langsung menutup peluangnya sebelum sempat terbuka lebar.

Penting untuk dipahami bahwa Herdman bukan pelatih yang ragu mengambil keputusan sulit. Pada seleksi FIFA Series 2026 lalu, ia mencoret 17 pemain dari daftar sementara tanpa banyak basa-basi, termasuk nama-nama yang sudah punya nama besar di timnas.

Metodologi seleksinya jelas yakni performa di lapangan selama TC adalah segalanya. 

"Sebagai kepala pelatih dan staf pelatih, kami telah menyaksikan banyak pertandingan musim ini dan mendapatkan gambaran mengenai potensi pemain domestik," tegasnya.

Selama lima hari di Jakarta, para pemain akan diuji habis-habisan melalui sesi latihan intensif dan pertandingan internal. Hanya mereka yang mampu menunjukkan kesiapan fisik, ketajaman taktik, dan chemistry terbaik yang akan benar-benar berhak mengenakan seragam Garuda di ASEAN Championship 2026. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral