- Instagram Shin Tae-yong777
Bukan sebagai Pelatih, Ini Peran Baru Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Football 7
tvOnenews.com - Indonesia Football 7 Federation telah resmi mendeklarasikan kepengurusan baru serta tim kepelatihan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. Termasuk ada nama Shin Tae-yong mantan pelatih Timnas Indonesia sepak bola.
Indonesia Football 7 Federation menunjuk Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menjabat sebagai Ketua Indonesia Football 7 Federation.
Adapun Shin Tae-yong ditunjuk sebagai penasihat teknikal. Perannya adalah memberikan masukan strategis dan tidak bersinggungan langsung dengan urusan teknis di lapangan.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Adapun staf kepelatihannya berikut ini susunannya:
Pelatih Kepala: Socrates Matulessy
Asisten Pelatih: Difa Aryandra Zhafran
Pelatih Kiper: Alfonsius Kelvan
Pelatih Kekuatan & Kondisi: Reyhan Airlangga
Staf Tambahan: Yusuf Maulana
Bukan tanpa target. Timnas Football 7 Indonesia sedang dipersiapkan untuk berlaga di ajang dunia dalam waktu dekat.
Mereka mengincar Intercontinental Cup 2026 yang diselenggarakan oleh International Football 7 Federation (FIF7), yang akan digelar di Roma, Italia.
Adapun pertandingannya akan berlangsung pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2026.
- Instagram Shin Tae-yong777
Mengenal Football 7 (7v7)
Football 7 memang masih asing di Indonesia. Sepak bola jenis ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan sepak bola konvensional maupun mini football lainnya.
Sesuai namanya Football 7 dimainkan oleh tujuh orang dalam setiap tim (7 vs 7).
Adapun ukuran lapangannya memiliki panjang sekitar 50–65 yard dan lebar 25–50 yard, lebih besar dari lapangan minifootball 5v5.
Indonesia Football 7 Federation bernaung di bawah FIF7, salah satu dari tiga badan utama dunia untuk sepak bola 7 lawan 7, selain IFA7 dan FIFO7S.
Lantas apa perbedaannya dengan Mini Football?
Berbeda dengan Mini Football di Indonesia yang dimainkan dengan formasi 6 vs 6 dan berada di bawah payung World Minifootball Federation (WMF).
Kehadiran Shin Tae-yong dalam federasi ini didasari oleh kecintaannya terhadap Indonesia, di mana ia bersedia membantu meski dengan kompensasi yang tidak besar demi mendukung potensi atlet lokal di panggung dunia.