news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Kata-kata Pertama Shin Tae-yong usai Resmi Ditunjuk Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7, Singgung Fisik dan Mental

Shin Tae-yong resmi jadi penasihat teknik F7 Indonesia, siap transfer ilmu, benahi fisik dan mental pemain, serta bidik prestasi di Intercontinental Cup 2026.
Kamis, 30 April 2026 - 23:04 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penunjukan Shin Tae-yong sebagai penasihat teknik timnas Football 7 (F7) Indonesia menjadi langkah strategis dalam pengembangan mini soccer di Tanah Air. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu ingin membagikan pengalaman berharganya selama lima tahun kepada generasi muda di level F7.

Peresmian peran Shin Tae-yong dilakukan bersamaan dengan deklarasi Federasi F7 Indonesia di Jakarta Selatan pada Kamis. Kehadirannya diharapkan mampu mempercepat perkembangan kualitas pemain dan sistem permainan Football 7 di Indonesia.

"Jadi, mungkin bisa menjadi dukungan yang baik untuk mentransfer ilmu saya kepada pemain-pemain muda di Football 7," kata dia. 

Sejak pertama kali datang ke Indonesia pada awal 2020, Shin Tae-yong dikenal sebagai sosok yang membawa perubahan signifikan. Ia tidak hanya menangani timnas senior, tetapi juga membina kelompok usia U-19, U-20, hingga U-23.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Dalam kurun waktu tersebut, berbagai pencapaian berhasil diraih oleh timnas Indonesia di bawah arahannya. Mulai dari lolos ke Piala Asia di berbagai kelompok umur hingga mencetak sejarah di level internasional.

"Saya juga sudah banyak belajar juga bagaimana bisa mengembangkan pemain-pemain muda dengan baik dan dengan cara apa. Apalagi saya sudah pernah berada di timnas Indonesia U-20, U-23, dan juga senior," kata pelatih asal Korea Selatan itu. 

Shin Tae-yong juga menyoroti dua aspek krusial yang perlu segera diperbaiki dalam pengembangan pemain F7 Indonesia. Ia menilai kondisi fisik dan mental menjadi faktor utama yang menentukan performa di lapangan.

"Kemampuan individual mereka sangat baik, tetapi tidak ada fisik yang baik. Sehingga, tidak bisa mengeluarkan atau menampilkan yang terbaik, meskipun punya kemampuan yang bagus," jelas pelatih berusia 55 tahun itu.

Menurutnya, karakter permainan Football 7 yang dimainkan di lapangan lebih kecil membutuhkan adaptasi khusus. Intensitas permainan yang tinggi menuntut pemain memiliki ketahanan fisik dan kecerdasan taktik yang lebih matang.

"Dengan berkembangnya Football 7 yang lapangannya kecil, dan mungkin, bermain di ruang yang lebih sempit. Sehingga, kita berkembang bersama," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ajakan dari Dudung Abdurachman menjadi salah satu alasan dirinya bergabung. Shin Tae-yong bertekad memberikan kontribusi maksimal demi kemajuan F7 Indonesia.

"Karena adanya ajakan dari pak Dudung Abdurachman (Ketua Federasi F7 Indonesia) yang agresif, jadi saya sendiri pun akan berusaha semaksimal mungkin dengan agresif juga agar bisa mempermudah dan berkembang bersama di Football 7," tambah dia. 

Dalam waktu dekat, timnas F7 Indonesia akan menghadapi tantangan internasional. Mereka dijadwalkan berangkat ke Roma, Italia, untuk mengikuti Intercontinental Cup pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Turnamen tersebut digelar oleh International Football 7 Federation sebagai ajang kompetisi antarnegara. Ini menjadi kesempatan penting untuk mengukur kemampuan tim Indonesia di level global.

Timnas F7 Indonesia akan dipimpin oleh Socrates Matulessy sebagai pelatih kepala. Ia akan didukung jajaran staf seperti Difa Aryandra Zhafran, Alfonsius Kelvan, Reyhan Airlangga, Asep Aziz, dan Yusuf Maulana.

Socrates menyebut peran Shin Tae-yong sangat vital dalam menentukan arah pengembangan tim. Terutama dalam menetapkan standar dan kriteria pemain yang sesuai dengan filosofi permainan modern.

"Mungkin kalau milih pemain, nanti yang milih mungkin saya, tapi dari kriteria beliau. Yang dia bilang kriteria seperti ini, ini, ini, baru saya lihat tuh di lapangan seperti apa baru saya lapor lagi ke dia gitu," kata dia.

"Jadi bantuan dari Coach Shin ini menurut saya sih bagus banget untuk perkembangan mini soccer di Indonesia karena dia punya pengalaman, punya filosofi di sepak bola mungkin bisa membawa mini soccer ini bisa lebih baik lagi ke depannya," jelas pelatih yang dulunya pemain timnas futsal Indonesia itu. (ant/fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral