- Instagram/jayidzes
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
tvOnenews.com - Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola di tanah air. Timnas Indonesia dipastikan akan ambil bagian dalam turnamen bergengsi terbaru yang berada di bawah naungan agenda resmi FIFA, yakni FIFA ASEAN Cup 2026.
Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, ajang perdana FIFA ASEAN Cup ini direncanakan akan berlangsung pada periode jeda internasional atau FIFA Matchday sekitar bulan September hingga Oktober 2026.
FIFA bikin Timnas Indonesia kejatuh durian runtuh
- kitagaruda.id
Menjelang perhelatan akbar tersebut, Timnas Indonesia mendapatkan suntikan motivasi luar biasa.
Pasalnya, Indonesia secara resmi diumumkan terpilih menjadi tuan rumah untuk kasta tertinggi, yakni Divisi 1.
Dilansir informasi dari media sosial X @theaseanfootball, dikatakan bahwa FIFA dan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), menandatangani nota kesepakatan penunjukkan Indonesia dan Hongkong sebagai tuan rumah Divisi 1 dan 2 FIFA ASEAN Cup 2026.
"FIFA dan AFF resmi menandatangani nota kesepakatan (MoU) dan mengonfirmasi format turnamen edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026," tulis ASEAN FOOTBALL seperti dikutip pada Sabtu (2/5/2026).
"Ada dua divisi. Indonesia menjadi tuan ruan rumah Divisi 1. Hong Kong tuan rumah Divisi 2," sambung cuitan tersebut.
Siapa lawan Timnas Indonesia?
- kitagaruda.id
Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa ada Hong Kong dalam turnamen ini? Padahal sesuai dengan nama turnamennya, maka seharusnya FIFA ASEAN Cup diperuntukkan untuk tim-tim yang berasal dari Asia Tenggara.
Seperti diketahui, Timnas Hong Kong merupakan anggota Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF) bersama Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, China, Taiwan, dan lain-lain.
Namun, hingga artikel ini ditulis belum ada informasi maupun konfirmasi resmi dari FIFA mengenai kehadiran Hong Kong, apakah hanya sebagai tim tamu atau resmi pindah ke AFF.
- Facebook - Changsuek
Jika memang Hong Kong akan mengikuti FIFA ASEAN Cup (apa pun status kehadirannya), diperkirakan akan ada dua belas negara yang bertarung di ajang tersebut.