- instagram Jay Idzes
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi
tvOnenews.com - Timnas Indonesia terus menjadi sorotan pada awal tahun 2026 ini, khususnya jelang dua turnamen terdekat yang akan mereka jalani, yakni Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026.
Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari isu Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 dan langkah strategis Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang menggandeng federasi Belanda (KNVB) untuk mematangkan pembinaan usia dini, hingga munculnya sinyal naturalisasi gelandang serba bisa, Alexis Messidoro.
Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut.
1. Jay Idzes-Maarten Paes diizinkan main, Timnas Indonesia ketiban durian runtuh dari FIFA
- Instagram/jayidzes
Kabar gembira menghampiri dunia sepak bola tanah air perihal partisipasi Timnas Indonesia dalam turnamen baru bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Tak hanya jadi tim yang akan bertanding, ajang perdana yang akan digelar pada September hingga Oktober 2026 ini dikabarkan menjadikan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah Divisi 1.
Jika benar Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, keuntungan bisa didapatkan untuk menjadi modal berharga bagi Skuad Garuda dalam meraih gelar juara di edisi pertama ini.
Baca selengkapnya: Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
2. Erick Thohir tiba-tiba bertemu Sekjen KNVB
- Instagram - Erick Thohir
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, terus berupaya meningkatkan kualitas sepak bola nasional melalui kolaborasi internasional.
Baru-baru ini, ia melakukan pertemuan strategis dengan Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), Gijs de Jong, untuk mendiskusikan pengembangan bakat pemain muda Indonesia.
Selain level profesional, keduanya juga menyoroti pentingnya menghidupkan ekosistem sepak bola amatir guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Melalui perluasan partisipasi ini, diharapkan budaya sepak bola Indonesia menjadi lebih sehat dan berkelanjutan, sekaligus memudahkan penemuan bakat terpendam dari seluruh penjuru negeri.