- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Penyebab Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Qatar di Piala Asia U-17 2026 Diungkap Kurniawan Dwi Yulianto
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, berbicara tentang penyebab timnya menderita kekalahan pada laga kontra Qatar. Skuad Garuda Asia kini terancam gagal lolos dari fase grup Piala Asia U-17 2026.
Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto menghadapi Qatar dengan kepercayaan diri berkat kemenangan 1-0 atas China di laga sebelumnya. Namun, pada Sabtu (9/5/2026) malam kemarin WIB, mereka kesulitan menghadapi Qatar.
Timnas Indonesia U-17 sempat bermain baik di awal permainan di King Abdullah Sports City, Jeddah. Mereka bahkan memiliki kesempatan mencetak gol melalui penalti pada menit ke-16.
Wasit menghukum Qatar karena bek Taha Nassir melakukan handball. Namun, eksekusi dari Mathew Baker masih bisa ditahan kiper Bakri Mohamed dengan baik.
Di menit ke-57, gawang Mike Rajasa justru bobol. Ayokunle Tokode berhasil menyelesaikan peluang dari Jad Hadi Khalil untuk membawa mereka unggul.
Sembilan menit berselang, Qatar berhasil menggandakan skor melalui Dhiaeddine Larbi. Khalil lagi-lagi menjadi kreator gol untuk Qatar.
Meski Amr Mohamed dikartu merah pada masa injury time, Qatar tetap berhasil mempertahankan keunggulannya. Skor 2-0 mengakhiri laga ini.
Berbicara setelah laga, pelatih Kurniawan Dwi Yulianto mengakui bahwa ini bukanlah hasil yang diharapkan. Namun, dia mengapresiasi kedisiplinan para pemain di laga ini.
“Secara hasil, kita kalah karena tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tapi saya mengapresiasi para pemain, terutama kedisiplinan di sepanjang laga,” kata Kurniawan dalam wawancara seusia pertandingan.
Khalil menjadi kreator gol Qatar dalam situasi yang hampir mirip. Mereka melakukan serangan balik dan Kurniawan mengakui bahwa itu adalah kekurangan dari timnya.
“Memang, kedua gol terjadi karena transisi negatif kita. Ketika kita hilang bola tim lawan mampu memanfaatkan itu,” katanya.
“Kemudian, kita kurang siap dalam hal itu. Meski di babak pertama kita bermain dengan cukup bagus. Disiplin mereka, peluang kita juga ada,” tambahnya.
“Tiga peluang dan penalti, tetapi memang sayang tak terjadi gol,” lanjut mantan striker Sampdoria tersebut.
Timnas Indonesia belum sepenuhnya tersingkir. Mereka masih memiliki harapan untuk bisa lolos ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 jika mampu meraih hasil positif melawan Jepang pada Selasa (12/5/2026).
Skuad Garuda Asia perlu mengharapkan Qatar tersandung juga. Jika Qatar menang atas China, maka Timnas Indonesia U-17 dipastikan takkan lolos ke babak berikutnya. (rda)