news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto.
Sumber :
  • x.com/TimnasIndonesia

Daftar Terbaru Garuda Calling: Ada Bintang Liga Jerman, Total 7 Diaspora Dikabarkan Masuk Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Pelatih Nova Arianto dikabarkan memanggil tujuh pemain diaspora berbakat untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 jelang Piala AFF U-19 2026 bulan Juni nanti.
Minggu, 10 Mei 2026 - 13:41 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Nova Arianto dikabarkan telah memanggil tujuh pemain diaspora berbakat untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 jelang Piala AFF U-19 2026. Sejumlah wonderkid potensial dari berbagai negara, termasuk jebolan Liga Jerman, siap merapat demi membela Garuda Muda.

Timnas Indonesia U-19 mulai memanaskan persiapan menuju ajang Piala AFF U-19 2026 dengan memanggil sederet pemain diaspora. Langkah tersebut menjadi sinyal keseriusan tim pelatih dalam mempertahankan prestasi Garuda Muda di level Asia Tenggara.

Turnamen kelompok umur paling bergengsi di kawasan ASEAN itu dijadwalkan berlangsung di Medan mulai Juni mendatang. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste yang diprediksi bakal memberi perlawanan sengit sejak laga pertama.

Nova Arianto tampaknya tidak ingin mengambil risiko dalam menyusun komposisi tim. Ia mencoba memadukan pemain lokal terbaik dengan talenta muda yang saat ini berkembang di kompetisi luar negeri.

Kehadiran para pemain diaspora diharapkan mampu memberikan tambahan kualitas, terutama dari sisi mental bertanding dan pengalaman kompetitif. Beberapa nama bahkan sudah memiliki jam terbang di akademi klub-klub elite Eropa hingga Amerika Selatan.

Berikut daftar tujuh pemain diaspora yang dikabarkan mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026.

Amar Brkic
Nama Amar Brkic kembali masuk radar Timnas Indonesia U-19 setelah tampil cukup konsisten bersama SV Darmstadt 98. Pemain yang beroperasi di posisi bek kiri itu disebut bakal menjadi salah satu opsi utama di sektor pertahanan.

Mantan pemain Timnas Indonesia U-17, Amar Brkic saat berlaga di Piala Dunia U-17 2023
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Sepanjang musim ini, Amar tercatat tampil dalam 21 pertandingan dan menyumbang tiga assist untuk timnya. Kemampuan bertahan yang disiplin dipadukan dengan agresivitas saat membantu serangan menjadi nilai lebih yang dimilikinya.

Kabarnya, Amar dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan Mei untuk mengikuti pemusatan latihan. Kehadirannya diyakini bisa menghadirkan persaingan sehat di lini belakang Garuda Muda.

Noha Pohan
Noha Pohan menjadi salah satu gelandang diaspora yang cukup menarik perhatian dalam beberapa bulan terakhir. Pemain berdarah Batak-Finlandia itu dikenal memiliki mobilitas tinggi dan kemampuan distribusi bola yang rapi.

Sebelumnya, Noha sempat dipercaya tampil sebagai starter saat menghadapi China di laga internasional kelompok umur. Penampilannya kala itu mendapat banyak pujian karena mampu menjaga ritme permainan tim.

Nova Arianto diyakini membutuhkan tipe pemain seperti Noha untuk menjaga keseimbangan lini tengah. Apalagi, Indonesia diprediksi akan menghadapi tekanan besar saat bertemu Vietnam dan Myanmar.

Welber Jardim
Welber Jardim kembali dipanggil setelah menjadi bagian penting skuad juara pada edisi 2024 lalu. Bek kanan milik akademi Sao Paulo FC itu dianggap memiliki pengalaman dan mental bertanding yang cukup matang untuk level usia muda.

Kecepatan serta keberaniannya membantu serangan menjadi senjata utama yang dimiliki Welber. Ia juga cukup disiplin dalam menjaga area pertahanan ketika tim kehilangan bola.

Pemain Timnas Indonesia U-20 Welber Jardim bersama sang ayah Elisangelo Jardim
Sumber :
  • tvOnenews.com

Kehadiran pemain yang berkembang di Brasil tersebut dipastikan bakal menambah kekuatan di sisi kanan permainan Indonesia. Terlebih, Nova dikenal menyukai pola permainan cepat melalui sektor sayap.

Tim Baker
Tim Baker kembali mendapatkan kesempatan membuktikan kualitasnya bersama Timnas Indonesia U-19. Sebelumnya, pemain Western United U-23 itu sempat mengikuti proses seleksi, namun gagal masuk skuad akhir.

Kini peluang baru datang bagi sang gelandang. Tim disebut mengalami perkembangan permainan yang cukup signifikan dalam satu musim terakhir bersama klubnya di Australia.

Karakter permainannya yang tenang dan kuat dalam duel lini tengah dianggap cocok dengan kebutuhan tim pelatih. Ia juga bisa menjadi opsi rotasi penting selama turnamen berlangsung.

Mike Rajasa Hoppenbrouwers
Posisi penjaga gawang turut mendapat tambahan kekuatan lewat kehadiran Mike Rajasa Hoppenbrouwers dari FC Utrecht. Kiper muda ini sebelumnya sempat mencicipi pengalaman tampil di ajang Piala Dunia U-17.

Mike dikenal memiliki refleks yang baik serta kemampuan membaca arah serangan lawan. Konsistensinya menjaga performa di level akademi Eropa membuat namanya mulai diperhitungkan.

Musim ini, ia tercatat tampil dalam 19 pertandingan bersama tim mudanya. Pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting untuk bersaing memperebutkan posisi utama di bawah mistar Garuda Muda.

Igor Sanders
Nama Igor Sanders menjadi wajah baru yang cukup menyita perhatian dalam daftar kali ini. Penyerang muda FC Eindhoven tersebut dipanggil untuk menambah daya gedor lini depan Indonesia.

Pemain Keturunan Indonesia, Igor Sanders
Sumber :
  • fc-eindhoven.nl

Selama ini, penyelesaian akhir memang masih menjadi salah satu pekerjaan rumah Timnas Indonesia kelompok umur. Karena itu, kehadiran Igor diharapkan mampu menghadirkan variasi serangan baru.

Pengalamannya bermain di Belanda dinilai bisa membantu meningkatkan kualitas lini serang Garuda Muda. Ia juga dikenal sebagai pemain yang aktif bergerak mencari ruang di area pertahanan lawan.

Matthew Baker
Matthew Baker tetap menjadi salah satu sosok penting dalam skuad Timnas Indonesia U-19. Bek Melbourne City FC tersebut sudah cukup lama menjadi bagian dari proyek pembinaan pemain muda Garuda.

Selain piawai menjaga lini pertahanan, Matthew juga memiliki jiwa kepemimpinan yang cukup menonjol. Ia bahkan pernah dipercaya mengenakan ban kapten dalam beberapa pertandingan internasional.

Pengalaman dan ketenangannya di lapangan diyakini akan sangat dibutuhkan selama turnamen berlangsung. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi tekanan besar sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan.

Pemanggilan tujuh pemain diaspora ini memperlihatkan keseriusan PSSI dalam membangun fondasi sepak bola usia muda yang lebih kompetitif. Nova Arianto tampaknya ingin memastikan Timnas Indonesia U-19 memiliki kedalaman skuad yang kuat di semua lini.

Kini, harapan besar publik sepak bola nasional tertuju kepada para pemain muda Garuda. Dukungan suporter di Medan nanti diharapkan menjadi energi tambahan agar Timnas Indonesia kembali mampu berdiri di podium juara Piala AFF U-19 2026.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral