- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Lini Depan Timnas Indonesia Makin Tajam, Striker 21 Gol Liga Belanda Berdarah Bandung Bisa Jadi Opsi Naturalisasi Buat Bela Garuda
Jakarta, tvOnenews.com - Lini serang Timnas Indonesia berpotensi semakin mengerikan jika striker muda berdarah Bandung yang bermain di Liga Belanda ini berhasil dinaturalisasi. Kehadirannya diyakini bisa menjadi tambahan kekuatan penting bagi skuad Garuda di level internasional.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia terus dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi dalam beberapa waktu terakhir. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PSSI memperkuat kedalaman skuad sekaligus meningkatkan daya saing di level internasional.
Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, akhirnya buka suara mengenai proses naturalisasi pemain keturunan. Pernyataan itu mencuat setelah dokumen Luke Vickery dan Mitchell Baker semakin mendekati tahap penyelesaian.
Kedua pemain tersebut sebelumnya telah memperoleh persetujuan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada 15 Juni lalu. Program naturalisasi memang terus dijalankan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Tahapan berikutnya yang harus dilalui Luke Vickery dan Mitchell Baker adalah menunggu sidang paripurna DPR RI. Setelah memperoleh persetujuan, seluruh dokumen akan diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk proses selanjutnya.
"Kami masih menunggu rapat paripurna DPR untuk menyelesaikan tahapan proses administrasi ini," ujar Erick Thohir saat ditemui awak media di Kantor Kemenpora.
Erick juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran proses tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, serta jajaran Komisi X dan Komisi XIII.
- tvOnenews-Ilham Giovani
Menurut Erick, kehadiran pemain naturalisasi bukan sekadar solusi jangka pendek. Mereka dipersiapkan sebagai bagian dari proyek besar Timnas Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Di tengah proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, muncul kabar bahwa PSSI masih membidik dua pemain keturunan lainnya. Rumor yang beredar menyebut kedua pemain tersebut saat ini berkarier di Jerman dan Belanda.
Informasi tersebut pertama kali mencuat setelah pernyataan Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot. Meski demikian, hingga kini identitas kedua pemain itu masih dirahasiakan dan belum diumumkan secara resmi.
Di tengah kebutuhan Timnas Indonesia akan sosok penyerang tajam, nama Siegert Baartmans mulai masuk dalam radar. Striker berusia 20 tahun itu baru saja membantu Willem II Tilburg promosi ke kasta tertinggi Liga Belanda.
Siegert diketahui memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Bandung. Garis keturunan tersebut membuatnya memenuhi syarat untuk menjadi salah satu kandidat naturalisasi Timnas Indonesia.
Nenek dari pihak ibunya merupakan perempuan kelahiran Bandung yang memiliki darah campuran Belanda dan Indonesia. Faktor tersebut membuat nama Siegert mulai ramai diperbincangkan oleh pencinta sepak bola Tanah Air.
Musim lalu, Siegert menjalani musim pertamanya bersama tim senior Willem II setelah dipromosikan dari skuad U-21. Ia mencatatkan 23 penampilan di kompetisi Keuken Kampioen Divisie dan menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan.
- willem-ii.nl
Penyerang muda itu juga dipercaya tampil pada babak playoff promosi. Ia bahkan mencetak gol penting pada partai final melawan FC Volendam yang membantu Willem II kembali ke Eredivisie.
Karier sepak bola Siegert dimulai sejak usia empat tahun bersama akademi RKSV Halsteren. Setelah berkembang hingga usia 11 tahun, ia bergabung dengan akademi Willem II pada 2018.
Selain memperkuat tim senior, Siegert juga beberapa kali tampil bersama Willem II U-19 dan U-21. Dari 16 pertandingan di berbagai kelompok usia musim ini, ia berhasil mencetak 10 gol dan menyumbang empat assist.
Performa konsisten tersebut membuatnya mulai rutin mendapat kesempatan berlatih bersama tim utama Willem II. Di luar lapangan, Siegert juga mengaku menyukai makanan khas Indonesia seperti nasi goreng dan rendang yang kerap dimasak oleh ibu serta neneknya.
Berdasarkan data Transfermarkt, catatan produktivitas Siegert juga cukup impresif. Ia telah mengoleksi 21 gol dan satu assist dari total 97 pertandingan resmi di berbagai level kompetisi.
Dengan usia yang masih sangat muda serta pengalaman bermain di Eropa, Siegert Baartmans dinilai layak masuk dalam radar PSSI. Jika proses naturalisasi benar-benar terwujud, striker berdarah Bandung itu berpotensi menjadi tambahan amunisi berharga untuk meningkatkan daya gedor Timnas Indonesia pada masa mendatang.
(sub)