- Instagram @thomas maiv
Media Vietnam Mulai Curiga, Timnas Indonesia Disebut Bakal 'Bajak' Wonderkid Ligue 2 Prancis Ini
tvOnenews.com - Rencana Timnas Indonesia untuk terus memperkuat skuad melalui pemain diaspora kembali menjadi sorotan media Vietnam.
Kali ini, perhatian mereka tertuju kepada Thomas Mai Veeren, talenta muda yang memiliki darah Indonesia dan Vietnam sekaligus, serta baru saja melanjutkan karier bersama klub Ligue 2 Prancis, USL Dunkerque.
Media Vietnam mulai mengkhawatirkan kemungkinan Indonesia bergerak lebih cepat untuk mengamankan jasa pemain berusia 17 tahun tersebut.
Pasalnya, Thomas memenuhi syarat membela lebih dari satu negara sehingga masa depan internasionalnya masih terbuka lebar.
Kekhawatiran itu disampaikan media Vietnam, Bongdaplus, yang menilai Thomas Mai Veeren berpotensi menjadi incaran Timnas Indonesia karena memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ayah.
- anninhthudo
Dalam laporannya, Bongdaplus menjelaskan bahwa pemain bernama Vietnam Mai Cong Thanh itu lahir di Belanda pada 2008.
"Ayah Thomas adalah warga negara Belanda keturunan Indonesia, dan ibunya adalah warga negara Vietnam. Sejak usia muda, ia menerima pelatihan sepak bola di Belanda, negara yang terkenal dengan filosofi sepak bola total dan akademi sepak bola usia muda modernnya,” tulis Bongdaplus.
Dengan latar belakang tersebut, Thomas secara teori memiliki peluang memperkuat Belanda, Indonesia, maupun Vietnam, selama memenuhi persyaratan administrasi dan regulasi FIFA mengenai perpindahan asosiasi sepak bola.
Thomas sebenarnya bukan sosok asing bagi Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF).
Pada awal 2025, ia sempat masuk daftar pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Vietnam U-17 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17.
"Pada awal tahun 2025, Thomas dipanggil oleh Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) ke daftar sementara tim U17, dengan target mengikuti Kejuaraan Asia saat itu. Selain berlatih bersama pelatih Cristiano Roland dan timnya, Mai Veeren juga menghabiskan waktu berlatih 'dengan status pinjaman' di Klub Polisi Hanoi (CAHN)."
Selama berada di Vietnam, Thomas mendapat kesempatan merasakan atmosfer sepak bola profesional melalui program latihan bersama Cong An Hanoi (CAHN), salah satu klub papan atas V-League.
Namun, karena persoalan administrasi dan keterbatasan waktu, ia hanya menjalani masa latihan tanpa menandatangani kontrak ataupun masuk skuad resmi Vietnam U-17 di Piala Asia.