news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Thomas Mai Veeren.
Sumber :
  • Instagram @thomas maiv

Media Vietnam Mulai Curiga, Timnas Indonesia Disebut Bakal 'Bajak' Wonderkid Ligue 2 Prancis Ini

Media Vietnam mulai khawatir Timnas Indonesia membajak Thomas Mai Veeren, wonderkid Indonesia-Vietnam yang berkarier di Ligue 2 Prancis. Simak fakta lengkapnya.
Kamis, 2 Juli 2026 - 20:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Rencana Timnas Indonesia untuk terus memperkuat skuad melalui pemain diaspora kembali menjadi sorotan media Vietnam.

Kali ini, perhatian mereka tertuju kepada Thomas Mai Veeren, talenta muda yang memiliki darah Indonesia dan Vietnam sekaligus, serta baru saja melanjutkan karier bersama klub Ligue 2 Prancis, USL Dunkerque.

Media Vietnam mulai mengkhawatirkan kemungkinan Indonesia bergerak lebih cepat untuk mengamankan jasa pemain berusia 17 tahun tersebut.

Pasalnya, Thomas memenuhi syarat membela lebih dari satu negara sehingga masa depan internasionalnya masih terbuka lebar.

Kekhawatiran itu disampaikan media Vietnam, Bongdaplus, yang menilai Thomas Mai Veeren berpotensi menjadi incaran Timnas Indonesia karena memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ayah.

Thomas Mai Veeren
Sumber :
  • anninhthudo

Dalam laporannya, Bongdaplus menjelaskan bahwa pemain bernama Vietnam Mai Cong Thanh itu lahir di Belanda pada 2008.

"Ayah Thomas adalah warga negara Belanda keturunan Indonesia, dan ibunya adalah warga negara Vietnam. Sejak usia muda, ia menerima pelatihan sepak bola di Belanda, negara yang terkenal dengan filosofi sepak bola total dan akademi sepak bola usia muda modernnya,” tulis Bongdaplus.

Dengan latar belakang tersebut, Thomas secara teori memiliki peluang memperkuat Belanda, Indonesia, maupun Vietnam, selama memenuhi persyaratan administrasi dan regulasi FIFA mengenai perpindahan asosiasi sepak bola.

Thomas sebenarnya bukan sosok asing bagi Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF).

Pada awal 2025, ia sempat masuk daftar pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Vietnam U-17 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17.

"Pada awal tahun 2025, Thomas dipanggil oleh Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) ke daftar sementara tim U17, dengan target mengikuti Kejuaraan Asia saat itu. Selain berlatih bersama pelatih Cristiano Roland dan timnya, Mai Veeren juga menghabiskan waktu berlatih 'dengan status pinjaman' di Klub Polisi Hanoi (CAHN)."

Selama berada di Vietnam, Thomas mendapat kesempatan merasakan atmosfer sepak bola profesional melalui program latihan bersama Cong An Hanoi (CAHN), salah satu klub papan atas V-League.

Namun, karena persoalan administrasi dan keterbatasan waktu, ia hanya menjalani masa latihan tanpa menandatangani kontrak ataupun masuk skuad resmi Vietnam U-17 di Piala Asia.

Meski demikian, sejumlah pelatih Vietnam tetap memberikan penilaian positif terhadap potensinya.

Karier Thomas terus berkembang di Eropa.

Terbaru, gelandang muda tersebut resmi bergabung dengan USL Dunkerque, klub yang berkompetisi di Ligue 2 Prancis.

Kepindahan ini dinilai menjadi langkah penting dalam perkembangan kariernya karena Ligue 2 dikenal sebagai salah satu kompetisi yang banyak melahirkan pemain muda berbakat sebelum naik ke kasta tertinggi sepak bola Prancis.

Thomas dikenal memiliki teknik dasar yang baik, kontrol bola rapi, serta kemampuan membaca permainan yang matang. 

Selain beroperasi sebagai gelandang tengah, ia juga mampu dimainkan sebagai gelandang serang maupun deep-lying playmaker.

Pengalaman ditempa dalam sistem akademi Belanda menjadi nilai tambah yang membuatnya dipandang sebagai salah satu prospek menarik di generasinya.

Yang menarik, media Vietnam juga menyoroti aktivitas Thomas di media sosial.

Bongdaplus menyebut Thomas menampilkan bendera Indonesia, Vietnam, dan Belanda di akun Instagram pribadinya.

Hal itu memunculkan spekulasi bahwa seluruh negara tersebut masih memiliki peluang mendapatkan komitmennya.

"Jelas, para ahli Vietnam harus memperhatikan setiap gerak-gerik Thomas Mai Veeren mulai sekarang. Jika ia memiliki kaliber untuk bermain bagi tim nasional Belanda, ia kemungkinan besar tidak akan menerima tawaran untuk bermain bagi Indonesia atau Vietnam."

"Namun, jika tingkat kemampuannya belum mencapai level tersebut, Thomas akan mempertimbangkan untuk memilih Indonesia atau Vietnam untuk mengembangkan karier internasionalnya."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa media Vietnam menganggap Indonesia sebagai pesaing serius dalam perebutan pemain berdarah campuran tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah pemain keturunan yang berkarier di Eropa sebagai bagian dari program memperkuat Timnas Indonesia.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pemain. Berdasarkan regulasi FIFA, seorang pemain yang memiliki kewarganegaraan lebih dari satu negara berhak menentukan tim nasional yang akan dibelanya selama belum tampil dalam pertandingan resmi level senior yang mengikat.

Karena itu, masa depan internasional Thomas Mai Veeren masih terbuka. Jika perkembangannya di Prancis terus meningkat, bukan tidak mungkin persaingan antara Indonesia dan Vietnam untuk mendapatkan jasanya akan semakin menarik dalam beberapa tahun ke depan.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

15:18
04:32
02:47
01:52
03:57
05:53

Viral