- Instagram/Tommy St Jago
Tiba-tiba Pasang Bendera Merah Putih di IG, Bek Tangguh Liga Belgia Ini Terang-terangan Kirim Kode ke PSSI Ingin Bela Timnas Indonesia
tvOnenews.com – Perburuan talenta diaspora berbakat untuk mendongkrak kualitas Timnas Indonesia tampaknya masih jauh dari kata selesai.
Usai sukses merampungkan proses naturalisasi bomber raksasa Mitchell Baker, jajaran petinggi PSSI bersama tim kepelatihan John Herdman diyakini tengah menyaring nama-nama baru demi target jangka panjang.
Staf Khusus Menteri Hukum Bidang Transformasi Digital Noor Korompot mengonfirmasi bahwa program naturalisasi ini dikebut sebagai bagian dari proyeksi besar menyambut Piala Asia 2027 dan ambisi lolos ke putaran final Piala Dunia 2030.
- willem-ii.nl
“Setelah pengambilan sumpah Mitchell Baker, PSSI akan menentukan siapa calon baru yang siap dinaturalisasi untuk persiapan menuju Piala Asia 2027 dan babak penyisihan Piala Dunia 2030,“ beber Noor Korompot kepada awak media.
Situasi ini tak pelak memicu gelombang spekulasi di kalangan suporter Garuda. Menariknya, antusiasme tidak hanya datang dari dalam negeri.
Sejumlah pemain keturunan yang merumput di kompetisi elite Eropa mulai berani mengirimkan sinyal kuat alias "kode keras" di media sosial agar dipantau oleh PSSI.
Geger Bendera Merah Putih di Profil Instagram Tommy St Jago
Salah satu pemain diaspora yang tengah menjadi buah bibir hangat netizen Indonesia adalah bek tangguh yang kini berkarier di kasta tertinggi Liga Belgia bersama KV Mechelen Tommy St Jago.
Pemain bertahan ini kedapatan memasang simbol bendera Merah-Putih di kolom biografi akun Instagram pribadinya.
Sang saka Merah-Putih tampak bersanding sejajar dengan bendera Belanda serta Curacao, yang merepresentasikan silsilah garis keturunannya.
Sebelumnya nama Tommy St Jago sempat membuat jagat maya gempar setelah dirinya meninggalkan jejak komentar di unggahan karibnya Ole Romeny.
Sontak saja, aksi saling sapa tersebut langsung digerebek oleh para suporter Timnas Indonesia yang penasaran dengan komitmen sang pemain.
“Bang jago, gak jadi join ke timnas kah?,“ tanya salah satu netizen dengan akun @agus_junaedy di kolom komentar.
Melihat CV dan rekam jejaknya di Benua Biru, kualitas Tommy St Jago sejatinya tidak bisa dipandang sebelah mata.
Pemain kelahiran Utrecht, 3 Januari 2000 ini menempa ilmu sepak bola pertamanya di akademi raksasa dunia, Ajax Amsterdam, sebelum akhirnya mematangkan karier profesional di FC Utrecht.
Di level internasional, bek bertubuh kekar dengan postur 186 sentimeter ini merupakan langganan Timnas Belanda kelompok umur.
Tercatat, ia telah mengantongi 14 penampilan kompetitif bersama skuad De Oranje U-17 dan U-18.
Kendati memiliki rapor impresif di masa muda, Tommy St Jago belum pernah sekalipun mencicipi caps bersama Timnas Belanda level senior.
Melansir data dari laman Transfermarkt, sang pemain juga belum pernah bermain untuk Timnas Curacao, meskipun sempat berembus rumor ketertarikan dari negara kepulauan tersebut.
Dengan statusnya yang masih available dan belum terikat di timnas senior negara mana pun, peluang PSSI untuk menaturalisasi Tommy St Jago terbilang terbuka lebar.
Kini, bola panas berada di tangan John Herdman dan Erick Thohir, apakah sang bek Liga Belgia ini bakal masuk ke dalam skema taktis lini pertahanan masa depan Timnas Indonesia atau tidak.